Panasonic 3DO dan Super Mario 64 adalah dua hal yang mungkin tidak pernah terbayangkan bisa bersatu. Namun, seorang pengembang bernama Eyepatch Entertainment berhasil membuktikan sebaliknya.

Proyek ini bukanlah port tradisional, melainkan sebuah mesin 3D yang dibangun dari awal menggunakan aset decompilasi Super Mario 64 asli.

>>> Netflix Rilis Serial Komedi Golf The Hawk Dibintangi Will Ferrell

Mesin tersebut kemudian dirender menggunakan co-processor CEL milik 3DO.

Dalam video demonstrasi, terlihat cuplikan game yang berjalan di Panasonic FZ-10 yang terhubung ke TV CRT, serta emulator Opera 3DO.

Sang kreator mengakui, "Ini seharusnya tidak berhasil," namun kenyataannya game tersebut bisa berjalan meski "tidak benar-benar berfungsi."

Eyepatch Entertainment menyebut proyek ini sebagai homebrew, bukan port. Ia menggunakan data peta untuk menghasilkan model Mario yang cocok dan berjalan dalam 2D.

>>> Carlos Alcaraz Masuk Daftar Cincinnati Open Usai Pulih dari Cedera

Hasilnya, berbagai lokasi seperti Peach's Castle dan Bob-omb Battlefield berhasil direkreasi.

Meskipun Mario hanya berupa sprite animasi dengan kontrol tank yang kaku, tanpa suara, dan frame rate rendah, proyek ini tetap mengesankan.

Ini menunjukkan bagaimana pengembang di era 80-an dan 90-an harus berkorban secara teknis untuk menghadirkan game di platform tertentu.

>>> Asap Kebakaran Hutan Kanada Picu Peringatan Kualitas Udara di Midwest AS

Jika proyek ini dibagikan secara publik, banyak penggemar retro yang pasti akan tertarik mencoba menjalankan Super Mario 64 di Panasonic 3DO mereka.