Pemerintah Pastikan Tugas dan Fungsi Bea Cukai Tetap Normal

Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan Kementerian Keuangan memastikan tidak ada rencana pengambilalihan maupun peleburan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Kepastian ini merespons spekulasi yang muncul setelah pembentukan BUMN Ekspor PT Danantara Sumberdaya Indonesia pada Selasa (26/5/2026).
>>> BNI Siagakan Operasional Terbatas dan Layanan Digital Selama Libur Panjang
Klarifikasi Resmi DEN
Juru Bicara Ketua DEN, Jodi Mahardi, memberikan penjelasan resmi terkait komitmen modernisasi sistem pengawasan.
“Kami menegaskan bahwa Pak Luhut tidak menyampaikan ada rencana pengambilalihan, peleburan, atau perubahan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC),” kata Jodi Mahardi.
Fokus pembaruan sistem saat ini hanya menyasar sektor Sumber Daya Alam (SDA).
Tujuannya meningkatkan presisi pencatatan serta melindungi penerimaan negara.
Langkah konkret dilakukan lewat penguatan Sistem Informasi Mineral dan Batubara Antar Kementerian/Lembaga (SIMBARA).
Sistem ini mengintegrasikan data lintas instansi secara real-time.
“Dalam konteks ini, Bapak Luhut menekankan pentingnya penguatan SIMBARA yang saat ini telah berjalan sebagai salah satu contoh nyata keberhasilan integrasi tata kelola berbasis sistem,” lanjut Jodi Mahardi.
Integrasi teknologi tersebut diharapkan mampu mencegah kebocoran potensi pendapatan negara.
Pemerintah mengarahkan modernisasi birokrasi melalui percepatan digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan.
Hal ini untuk memonitor tata niaga komoditas strategis.
“Ke depan, pendekatan seperti SIMBARA diharapkan dapat menjadi salah satu ujung tombak penguatan tata kelola perdagangan dan ekspor SDA melalui integrasi data yang lebih menyeluruh dan real-time,” papar Jodi Mahardi.
Penerapan kecerdasan buatan dirancang untuk memperketat pengawasan silang instansi demi efisiensi nasional.
Jodi Mahardi menerangkan bahwa langkah ini murni bagian dari program pembaruan sistem kerja pemerintah.
“Inisiatif ini murni merupakan wujud modernisasi sistem kerja dan integrasi data tata niaga SDA.
Update Terbaru
Pemerintah Matangkan Implementasi Mandatori Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026
Selasa / 26-05-2026, 19:54 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.794 per Dolar AS pada 26 Mei 2026
Selasa / 26-05-2026, 19:54 WIB
BPJS Kesehatan Perkenalkan Inovasi Digital JKN ke Delegasi Asia Pasifik
Selasa / 26-05-2026, 19:53 WIB
BTN Sediakan Rumah Lelang Murah Lewat Lelang Akbar 2026
Selasa / 26-05-2026, 19:53 WIB
Pemprov Jatim Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Menjelang Iduladha
Selasa / 26-05-2026, 19:53 WIB
Hatago Raih Top Innovation Choice Award 2026 Lewat Camilan Sehat
Selasa / 26-05-2026, 19:53 WIB
Umuh Muchtar Gelar Pesta Juara Persib di Sumedang, Pemain Asing Absen
Selasa / 26-05-2026, 19:53 WIB
Bukan Sukuna, Ini 5 Villain di Anime yang Disebut Punya Kekuatan Lebih Gila
Selasa / 26-05-2026, 19:53 WIB
Ketahui Perbedaan Hantavirus dan DBD dari Gejala hingga Pencegahan
Selasa / 26-05-2026, 19:49 WIB
Negara ASEAN Perlu Perkuat Komunikasi Hadapi Gejolak Global
Selasa / 26-05-2026, 19:49 WIB
Kemenaker Tambah Kuota Magang Nasional 2026 Menjadi 150 Ribu Peserta
Selasa / 26-05-2026, 19:49 WIB
Baznas Terima Sapi Limosin Satu Ton dari Shopee Barokah untuk Kurban
Selasa / 26-05-2026, 19:49 WIB
Astra International Fokus pada Tiga Portofolio untuk Tingkatkan Imbal Hasil
Selasa / 26-05-2026, 19:48 WIB
Medela Potentia Ekspansi ke Kamboja, Luncurkan Salonpas dan Salonsip
Selasa / 26-05-2026, 19:48 WIB






