Nama Pau Cubarsi mendadak viral di Indonesia setelah sukses membawa Spanyol ke final Piala Dunia 2026.

Bek berusia 19 tahun itu menjadi andalan Luis de la Fuente di lini belakang bersama Aymeric Laporte.

>>> Resmi Gabung IFSWF, Pandu Sjahrir Sebut Danantara Bakal Bangun Standar Berkelas Dunia

Penampilan Cubarsi sepanjang turnamen sangat impresif. Ia bahkan mampu meredam pergerakan bintang Prancis, Kylian Mbappe, di semifinal.

Kisah Cubarsi di Piala Dunia U-17 2023

Tiga tahun lalu, Cubarsi menjadi bek utama Spanyol U-17 di Piala Dunia U-17 yang digelar di Indonesia.

Saat itu, ia bermain di Stadion Manahan, Solo, pada babak grup dan 16 besar.

>>> Kelompok Tani Totoran Hasilkan 958 Kg Kepiting Soka, Tembus Pasar Domestik dan Ekspor

Pada perempat final, Spanyol U-17 tampil di Jakarta International Stadium (JIS). Cubarsi menjadi starter, namun timnya kalah 0-1 dari Jerman setelah kiper Raul Jimenez mendapat kartu merah.

Kini, hanya dalam tiga tahun, Cubarsi telah menembus tim utama Spanyol di Piala Dunia senior. Namanya bahkan lebih dikenal dibanding mantan rekan setimnya di Barcelona, Marc Guiu.

Pada final Piala Dunia 2026 yang digelar Minggu (19/7) atau Senin (20/7) dini hari WIB, Cubarsi akan berhadapan dengan Lionel Messi dan kawan-kawan.

>>> Kemendikdasmen Majukan Pendaftaran TKA SMA, Sekolah Punya Waktu Persiapan Lebih Panjang

Pertanyaannya, bisakah bek muda yang pernah bermain di JIS itu menghentikan megabintang Argentina?