Kolaborasi dengan PAKD Berlisensi

Amanode juga menjalin kolaborasi strategis dengan sejumlah Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berlisensi. Mitra tersebut antara lain PINTU, Pluang, dan MAKS.

Integrasi ini diharapkan mempermudah pengguna terverifikasi dalam mengakses produk pembiayaan secara aman melalui platform mitra.

SVP Strategy & Business PINTU, Andy Putra, menyatakan dukungannya.

“Kami berharap kehadiran Amanode sebagai platform crypto repo dapat memperkuat posisi industri aset kripto Indonesia di kancah global,” ujarnya.

CCO Pluang, Stella Lukman, menilai solusi Amanode memberikan fleksibilitas. “Pengguna dapat memenuhi kebutuhan dana tanpa kehilangan momentum investasi jangka panjang,” katanya.

Direktur Utama MAKS, Aaron, menambahkan bahwa layanan ini membuka peluang baru. “Aset kripto tidak hanya disimpan, tetapi dapat bekerja secara produktif dalam ekosistem keuangan,” ujarnya.

Manajemen Amanode mengonfirmasi bahwa pendaftaran dan akses awal bagi pengguna terverifikasi akan segera dibuka. Akses dilakukan melalui platform PAKD berlisensi yang bermitra.

Pengembangan ke depan juga mencakup potensi peluncuran stablecoin berbasis rupiah. Hal ini untuk memperluas layanan pembiayaan dalam ekosistem terawasi.

>>> Kumpulan Quotes Idul Adha 2026: Estetik, Menyentuh, dan Personal

“Seluruh informasi terkait mitra dan perkembangan terbaru akan kami tampilkan di website kami,” ujar Chief Operating Officer Amanode, William Setiawan.