Cellecor Ekspansi ke Afrika dengan Investasi Pabrik Rp300 Miliar di Liberia
Cellecor Gadgets Limited, merek elektronik konsumen asal India, mengumumkan pendirian fasilitas manufaktur internasional pertamanya di Liberia. Langkah ini menandai ekspansi pertama perusahaan ke produksi luar negeri.
Ekspansi ini bertujuan memposisikan merek di pasar elektronik konsumen dan peralatan rumah tangga Afrika. Dengan produksi lokal, Cellecor ingin melayani pasar yang lebih luas di benua tersebut.
>>> Polri Gencar Usut Korupsi, DPR Ingatkan Jangan Ada Dendam
Pendanaan dan Jadwal
Proyek ini didukung oleh penggalangan dana Rp300 miliar melalui Foreign Currency Convertible Bonds (FCCBs).
Menurut perusahaan, pabrik di Liberia ditargetkan beroperasi pada akhir 2026, dengan produksi komersial segera setelahnya.
Portofolio Produk dan Strategi Pasar
Pabrik akan memproduksi berbagai produk, termasuk smart TV, audio, mesin cuci, AC, pendingin udara, smartphone, ponsel fitur, tablet, dan peralatan dapur kecil.
Dengan populasi Afrika lebih dari 1,5 miliar, Cellecor ingin mengoptimalkan logistik, memanfaatkan kebijakan perdagangan regional, dan menekan biaya operasional.
Pabrik diperkirakan menciptakan lebih dari 200 lapangan kerja pada fase awal.
>>> Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap 47 Nama Terkait Korupsi MBG
Proyeksi Keuangan
Cellecor menargetkan pendapatan dari operasi Afrika sekitar Rp450 miliar pada tahun pertama, dan Rp1.500–2.000 miliar pada tahun kedua dan ketiga.
Untuk tahun fiskal 2026, pendapatan total mencapai sekitar Rp1.292 miliar dengan margin EBITDA sekitar 5,5% dan margin PAT sekitar 3,1%.
Pada tahun fiskal berjalan, perusahaan memproyeksikan pendapatan total Rp1.800–2.000 miliar. Dalam tiga tahun, target pendapatan domestik India mencapai Rp5.000 miliar.
Ravi Agarwal, Co-Founder dan Managing Director Cellecor Gadgets Limited, mengatakan bahwa ini adalah tonggak penting dalam evolusi perusahaan menjadi merek global.
Ia menambahkan bahwa Afrika saat ini menawarkan peluang serupa dengan India satu dekade lalu, dengan pasar konsumen yang berkembang pesat.
>>> Asosiasi JARTATEL Resmi Dibentuk, Kawal Regulasi dan Percepat Infrastruktur Digital
Agarwal menekankan bahwa tujuan perusahaan bukan sekadar mengekspor produk dari India, tetapi membangun ekosistem manufaktur dan distribusi jangka panjang yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan di Afrika.
Update Terbaru
Film Live-Action Tazza: The Song of Beelzebub Rilis September
Sabtu / 11-07-2026, 01:00 WIB
Rekomendasi HP 2 Jutaan untuk Operasional Harian di 2026
Sabtu / 11-07-2026, 00:59 WIB
Kode Redeem Roblox Build A Soccer Squad Juli 2026: Dapatkan Rerolls dan Refreshes Gratis
Sabtu / 11-07-2026, 00:59 WIB
Pixel 6 Masih Bertahan Berkat Dukungan Update Android yang Melimpah
Sabtu / 11-07-2026, 00:57 WIB
Gboard: Keyboard Bawaan Android yang Mengancam Privasi Anda
Sabtu / 11-07-2026, 00:57 WIB
Indonesia Targetkan 40.000 Koperasi Desa Merah Putih Akhir Tahun
Sabtu / 11-07-2026, 00:56 WIB
Bintang 'Storage Wars' Dan Dotson Menyesal Tak Lebih Dekat dengan Darrell Sheets
Sabtu / 11-07-2026, 00:56 WIB
Pentagon Rilis Video UFO Terbaru, Ini yang Terlihat
Sabtu / 11-07-2026, 00:56 WIB
Andrew Gillum Berpotensi Dapat Keringanan dalam Kasus Metamfetamina
Sabtu / 11-07-2026, 00:56 WIB
Mantan Pacar Miles Bridges Dituduh Serang Bintang NBA
Sabtu / 11-07-2026, 00:56 WIB
Rumah McConnell di DC Pasang Lantai Baru Saat Ia Dirawat
Sabtu / 11-07-2026, 00:55 WIB
Trailer Baru Chitose Is in the Ramune Bottle Second Cour Dirilis
Sabtu / 11-07-2026, 00:54 WIB
Ban China di Eropa Bakal Makin Mahal, Tarif Impor Naik hingga 45,3%
Sabtu / 11-07-2026, 00:54 WIB
Haaland Sebut Inggris Favorit Juara, Minta Norwegia Tetap Membumi
Sabtu / 11-07-2026, 00:53 WIB







