Erling Haaland, mesin gol Timnas Norwegia, meminta awak media melayangkan seluruh tekanan psikologis kepada skuad Inggris menjelang duel perempat final Piala Dunia 2026.

Pertandingan Norwegia kontra Inggris akan digelar pada Minggu (12/7) pukul 4.00 WIB di Stadion Miami, Amerika Serikat.

>>> Pemain Timnas Portugal Dituduh Boikot Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026

Haaland menjadi ujung tombak utama di balik sejarah baru Norwegia yang berhasil menembus babak delapan besar Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Striker Manchester City itu tampil mengerikan dengan mengemas tujuh gol dari lima penampilan di panggung tertinggi sepak bola dunia.

Bagi Haaland, laga melawan The Three Lions terasa sangat emosional. Penyerang berusia 25 tahun itu lahir di Leeds, Inggris, dan kini berkarier di Premier League.

Ia akan berhadapan langsung dengan wajah-wajah yang familiar di level klub, baik rekan setim maupun pemain dari klub Premier League lain.

Alih-alih jemawa usai menyingkirkan Brasil di babak sebelumnya, Haaland justru memilih memindahkan beban mental ke pundak anak asuh Thomas Tuchel.

Saat ditanya mengenai peluang Norwegia menjadi juara, Haaland memberikan jawaban tak terduga. "Peluang kami masih sangat rendah," ujarnya dalam konferensi pers di Miami, AS, seperti dilansir Sky Sports.

"Saya rasa ada beberapa tim yang menjadi favorit jelas di turnamen ini, dan Inggris adalah salah satunya.

>>> Virus Umum Ini Diduga Bisa Memicu Alzheimer, Kata Ahli

Saya pikir Anda semua [media] harus menaruh setiap jengkal tekanan yang ada ke pundak para pemain Inggris," tuturnya.

Kendati berambisi menciptakan kejutan berikutnya, Haaland mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak tinggi hati dan tetap menghormati kualitas besar Inggris.

"Ini jelas merupakan pertandingan yang sangat spesial.

Bagi saya pribadi, ini sangat amat spesial karena saya bermain di Inggris, lahir di Inggris, dan kini harus bertanding melawan rekan-rekan setim sendiri.

Ini akan menjadi laga yang menarik dan menyenangkan," tutur top skor sementara Liga Inggris tersebut.

"Namun, saya pikir semua orang di tim kami harus tetap rendah hati. Di sisi lain, mereka [Inggris] sudah sepatutnya percaya diri untuk bisa lolos ke babak berikutnya.

>>> Elon Musk Dihujat Usai Kritik Wali Kota New York Zohran Mamdani

Bagaimanapun juga, yang kita bicarakan ini adalah Inggris," pungkas Haaland.