Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengumumkan hasil Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz untuk jaringan bergerak seluler tahun 2026.

Tiga operator, yaitu Telkomsel, XLSmart, dan Indosat Ooredoo Hutchison, belum resmi menjadi pemenang karena masih ada masa sanggah hingga 14 Juli 2026.

>>> Telkom Rampungkan Penataan 10 Anak Usaha, Fokus ke Bisnis Inti

Jika tidak ada keberatan, Menteri Komunikasi dan Digital akan menerbitkan keputusan penetapan pemenang secara resmi.

Para pemenang nantinya wajib menyediakan layanan 4G di 538 desa dan kelurahan yang telah ditentukan.

Selain itu, operator harus mempercepat pembangunan jaringan 5G dengan target cakupan minimal 51 persen populasi nasional dalam waktu paling lama lima tahun.

Spektrum baru ini tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas di kota besar, tetapi juga untuk pemerataan konektivitas ke wilayah yang belum terjangkau internet memadai.

Strategi Nasional Transformasi Digital

Komdigi menegaskan bahwa seleksi frekuensi ini merupakan bagian dari strategi nasional mempercepat transformasi digital.

"Langkah strategis ini bukan sekadar memperluas jangkauan sinyal, melainkan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia secara menyeluruh," tulis Komdigi dalam pengumuman resmi.

Pemerintah juga menekankan bahwa manfaat tambahan spektrum harus dirasakan merata, dari Sumatera hingga Papua.

>>> Bernostalgia dengan iPod Lewat Aplikasi NostalgicPod, Pemutar Musik Retro Modern

"Kementerian Komunikasi dan Digital berkomitmen memastikan lompatan teknologi ini menjadi jembatan kemajuan yang merata," lanjut pernyataan tersebut.

Dalam hasil seleksi, XLSmart menjadi peserta dengan alokasi terbesar di pita 700 MHz, memperoleh blok 30 MHz (2x15 MHz) dengan nilai penawaran Rp1,06 triliun.

Telkomsel memperoleh blok terbesar di pita 2,6 GHz, yakni 80 MHz senilai Rp545,84 miliar.

Indosat mendapatkan alokasi di kedua pita: 20 MHz (2x10 MHz) di 700 MHz dan 60 MHz di 2,6 GHz.

Bagi pelanggan, hasil lelang ini belum langsung menghadirkan perubahan.

Operator masih harus menyelesaikan administrasi, membayar Biaya Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio (BHP IPFR), dan membangun jaringan menggunakan spektrum baru.

Pita 700 MHz dikenal mampu menjangkau wilayah luas dan menembus bangunan dengan baik, cocok untuk memperkuat cakupan di daerah pinggiran dan pedesaan.

>>> Jenazah Remaja 18 Tahun yang Hilang di Mississippi Diduga Ditemukan

Sementara pita 2,6 GHz akan meningkatkan kapasitas jaringan di perkotaan dengan trafik data tinggi, sehingga layanan 5G diharapkan lebih stabil dan cepat.