Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengumumkan hasil seleksi pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk jaringan bergerak seluler tahun 2026.

Proses lelang harga dan pemilihan blok berlangsung selama beberapa hari terakhir. Hasilnya, masing-masing operator mendapatkan alokasi spektrum sesuai strategi mereka.

>>> 6 Fakta Penting BBM Biosolar B50 yang Wajib Diketahui

Alokasi Pita Frekuensi 700 MHz

XLSmart menjadi operator dengan alokasi terbesar di pita 700 MHz. Perusahaan itu memperoleh blok selebar 30 MHz (2x15 MHz) dengan total nilai penawaran Rp1,06 triliun.

Harga penawaran XLSmart mencapai Rp35,34 miliar per MHz. Posisi kedua ditempati Telkomsel yang mendapatkan blok 20 MHz (2x10 MHz) senilai Rp642,5 miliar.

Indosat berada di urutan ketiga dengan blok 20 MHz (2x10 MHz) dan total penawaran Rp507,48 miliar.

Alokasi Pita Frekuensi 2,6 GHz

Di pita 2,6 GHz, Telkomsel menjadi peserta dengan alokasi terbesar.

Operator itu memenangkan blok selebar 80 MHz dengan harga Rp6,823 miliar per MHz atau total Rp545,84 miliar.

>>> Ubisoft Barcelona PHK 51 Karyawan di Hari Rilis Assassin's Creed Black Flag Resynced

Indosat memperoleh blok 60 MHz senilai Rp372 miliar. XLSmart mendapatkan blok 50 MHz dengan total penawaran Rp231,6 miliar.

Hasil seleksi ini belum sepenuhnya final. Komdigi masih membuka masa sanggah hingga 14 Juli 2026 pukul 15.00 WIB.

Apabila tidak ada keberatan, Tim Seleksi akan menyampaikan laporan kepada Menteri Komunikasi dan Digital untuk menerbitkan keputusan resmi penetapan pemenang.

Operator pemenang diwajibkan memperluas layanan broadband bergerak di ratusan desa yang telah ditentukan pemerintah. Mereka juga harus mempercepat pembangunan jaringan 5G dalam lima tahun ke depan.

>>> Ubisoft Barcelona PHK 51 Karyawan di Hari Rilis Assassin's Creed Black Flag Resynced

Menurut Komdigi, seleksi ini bertujuan mempercepat pemerataan infrastruktur digital nasional dan meningkatkan kualitas layanan seluler.