Ubisoft Barcelona PHK 51 Karyawan di Hari Rilis Assassin's Creed Black Flag Resynced

Ubisoft Barcelona, salah satu tim pengembang di balik Assassin's Creed Black Flag Resynced, akan memberhentikan 51 karyawan pada akhir Juli.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh seorang pengembang melalui LinkedIn.
>>> Semua Kostum di Black Flag Resynced dan Cara Mendapatkannya
Isabel Codina García, quality assurance/quality control lead di Ubisoft Barcelona, menulis bahwa hari rilis game tersebut terasa pahit.
"Assassin's Creed Black Flag Resynced dirilis hari ini, proyek yang saya kerjakan selama 2,5 tahun terakhir.
Namun, dua minggu sebelum peluncuran, seluruh tim AC di Ubisoft Barcelona diberitahu tentang rencana PHK massal," tulisnya.
Menurut Codina García, Vantage Studios—konglomerat Ubisoft-Tencent yang didirikan tahun lalu—memberi tahu bahwa tidak akan ada proyek baru untuk studio Barcelona, meskipun tim telah mengusulkan proyek AC baru.
Sebanyak 51 orang, termasuk dirinya, akan terkena dampak PHK.
Studio Barcelona memiliki 51-200 karyawan berdasarkan profil LinkedIn, dengan 119 anggota terdaftar. Artinya, sebagian besar staf akan terkena dampak.
Sebelumnya, pada akhir Juni, staf Ubisoft Barcelona yang tergabung dalam serikat buruh La Confederación General del Trabajo melakukan mogok kerja.
>>> Semua Kostum di Black Flag Resynced dan Cara Mendapatkannya
Mereka menuntut agar 51 karyawan dipertahankan, perlindungan kerja minimal lima tahun, promosi yang sudah disetujui, serta opsi kerja dari rumah.
Codina García menambahkan, "Setelah 7 tahun di Ubisoft Barcelona, ini bukanlah akhir yang saya bayangkan.
Tapi saya benar-benar bersyukur atas orang-orang yang saya temui dan semua yang saya pelajari."
Ironisnya, Resynced menjadi game dengan rating tertinggi keempat dalam seri Assassin's Creed dan mencatat peluncuran Steam terbesar.
Sebagai remake dari game paling populer, game ini diperkirakan akan terjual jutaan kopi.
Namun, kesuksesan proyek tidak menjamin keamanan kerja. Kini, 51 orang kehilangan pekerjaan di tengah industri yang lebih sering melakukan PHK daripada merekrut.
>>> Tiffany Stratton Pertimbangkan Hidupkan Kembali Gimmick NXT di WWE SmackDown
Ubisoft belum memberikan tanggapan resmi.
Update Terbaru
Logo Bandara Donald Trump Diduga Hasil AI, Netizen Geram
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Putus dengan Lee Jong Suk, Ini Daftar Mantan Pacar IU
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Penerbit Protes Masa Depan Digital Sony dengan Janji Terus Produksi Game PS5 Fisik
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Harga Tiket Perempatfinal Piala Dunia Melonjak di Pasar Sekunder
Jumat / 10-07-2026, 22:05 WIB
Tiga Pelaut Thailand Gugat Perusahaan Kapal atas Serangan di Selat Hormuz
Jumat / 10-07-2026, 22:05 WIB
Meta Siap Produksi Massal Chip AI Terbaru pada 2026 Tanpa GPU Eksternal
Jumat / 10-07-2026, 22:04 WIB
Mod Final Fantasy Tactics Hadirkan Ulang Pertempuran FF6 dalam Gaya Strategi
Jumat / 10-07-2026, 22:00 WIB
School Days Rilis di AS, Fakku Akuisisi Katalog Fairytale
Jumat / 10-07-2026, 21:59 WIB
Agent Kim Reactivated Jadi Serial Live-Action Korea Pertama dengan Adegan AI Generatif
Jumat / 10-07-2026, 21:59 WIB
Pertamina Terapkan CEOR Lepas Pantai Pertama, Targetkan Kenaikan Produksi Minyak
Jumat / 10-07-2026, 21:57 WIB
Anthropic Luncurkan Fitur Reflect untuk Lacak Kebiasaan Pengguna Claude
Jumat / 10-07-2026, 21:57 WIB
Conor McGregor Nyanyikan 'Wonderwall' dan Robek Kacamata Max Holloway di Konferensi Pers UFC 329
Jumat / 10-07-2026, 21:56 WIB
Tito Dorong Pemda Percepat Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
Jumat / 10-07-2026, 21:56 WIB
Erick Thohir Tanggapi Keresahan Prabowo soal Timnas Indonesia Belum ke Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 21:56 WIB







