Rusia Klaim Oreshnik dan Avangard, Dunia Soroti Persaingan Senjata Hipersonik
Kedua jenis tersebut sama-sama diawali peluncuran menggunakan roket. Setelah mencapai kecepatan hipersonik, mesin scramjet dapat aktif, menyedot udara saat terbang untuk terus mendorong rudal menuju target.
Senjata hipersonik kerap disebut “berfungsi ganda” karena dapat membawa hulu ledak nuklir maupun peledak konvensional berkekuatan tinggi.
Namun, agar benar-benar masuk klasifikasi hipersonik, sistem itu harus mampu bermanuver, termasuk mengubah arah secara tiba-tiba pada kecepatan ekstrem.
Tantangan pertahanan dan perdebatan di kalangan pakar
Peneliti dari Missile Defence Project di Centre for Strategic and International Studies, Patrycja Bazylczyk, menilai rudal hipersonik sulit dideteksi dari radar darat hingga memasuki fase akhir penerbangan, yang membuat peluang pencegatan sangat terbatas.
Ia menyebut salah satu respons yang dipertimbangkan adalah memperkuat sensor luar angkasa untuk mengatasi keterbatasan radar berbasis darat.
Kekhawatiran serupa juga muncul di Amerika Serikat. Pada Februari, sebuah laporan Badan Riset Kongres AS memuat peringatan bahwa arsitektur sensor darat dan luar angkasa dinilai belum cukup memadai untuk mendeteksi dan melacak senjata hipersonik.
Di sisi lain, beberapa analis menilai antusiasme terhadap hipersonik cenderung berlebihan. Sidharth Kaushal dari Royal United Services Institute misalnya, menilai senjata hipersonik bukan terobosan yang sepenuhnya mengubah peperangan.
Menurutnya, kecepatan dan manuver memang menjadikan hipersonik menarik untuk melawan target bernilai tinggi, tetapi tetap ada cara-cara bertahan yang dinilai efektif, salah satunya membuat peluncur lebih sulit melacak target yang bergerak, khususnya di laut.
Kaushal juga menilai ketergantungan pada data satelit dapat menjadi titik lemah, karena citra satelit komersial yang kurang tajam hanya memberi gambaran lokasi target dalam waktu terbatas dan sulit diandalkan untuk pembaruan posisi secara terus-menerus.
Update Terbaru
Metrodata Electronics Targetkan Pendapatan Tumbuh 10% di 2026
Kamis / 11-06-2026, 19:48 WIB
BCA Lanjutkan Buyback Saham Maksimal Rp5 Triliun
Kamis / 11-06-2026, 19:48 WIB
Suzuki Genjot Penjualan Motor di Jakarta Fair Kemayoran 2026
Kamis / 11-06-2026, 19:46 WIB
Pangdam Mandala Trikora Bantah Isu Penculikan Tokoh Adat Papua
Kamis / 11-06-2026, 19:46 WIB
Nova Arianto Turunkan Mathew Baker dalam Susunan Pemain Timnas U19 Indonesia vs Australia
Kamis / 11-06-2026, 19:46 WIB
AnTuTu Rilis 10 Tablet Android Terkencang Periode Mei 2026
Kamis / 11-06-2026, 19:45 WIB
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green per 10 Juni 2026
Kamis / 11-06-2026, 19:45 WIB
10 Mobil Listrik Terlaris Mei 2026: Jaecoo J5 Melesat di Puncak
Kamis / 11-06-2026, 19:45 WIB
8 Fakultas Unair dengan Gaji Alumni Tertinggi Versi Tracer Study 2025
Kamis / 11-06-2026, 19:44 WIB
Kenaikan BI Rate dan Yield SBN Dorong Imbal Hasil Obligasi Korporasi
Kamis / 11-06-2026, 19:44 WIB
Sektor Ritel Melambat, Daya Beli Kelas Menengah Tergerus
Kamis / 11-06-2026, 19:44 WIB
Kejagung Beberkan Aliran Dana ke Ketua Ombudsman Hery Susanto
Kamis / 11-06-2026, 19:44 WIB
Mengenal Emotional Shutdown: Alasan Seseorang Memilih Diam Saat Konflik
Kamis / 11-06-2026, 19:41 WIB
Fabio Quartararo: Performa Motor V4 Tidak Rusak Kisah Bersama Yamaha
Kamis / 11-06-2026, 19:41 WIB






