Apel, anggur, stroberi, dan buah jeruk mengandung pektin, yaitu serat larut yang membantu menurunkan kolesterol jahat.

8. Produk diperkaya sterol dan stanol

Sterol dan stanol nabati dapat menghambat penyerapan kolesterol dari makanan. Asupan sekitar 2 gram per hari disebut mampu menurunkan LDL hingga 10%. Zat ini tersedia dalam produk fortifikasi maupun suplemen.

9. Kedelai

Konsumsi protein kedelai sekitar 25 gram per hari, setara 10 ons tahu atau 2,5 cangkir susu kedelai, dapat membantu menurunkan LDL sebesar 5–6%.

10. Ikan berlemak

Mengonsumsi ikan dua hingga tiga kali sepekan dapat menurunkan LDL. Kandungan omega-3 di dalamnya membantu mengurangi trigliserida serta menjaga ritme jantung tetap stabil.

11. Suplemen serat

Suplemen seperti psyllium dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan serat larut. Dua sendok teh per hari menyediakan sekitar 4 gram serat larut.

Penyesuaian pola makan dengan memasukkan bahan-bahan tersebut dapat menjadi bagian dari strategi pengelolaan kolesterol. Upaya ini tetap perlu disertai gaya hidup sehat dan konsultasi medis untuk hasil optimal.