Harga Super Pocket Naik Akibat Lonjakan Permintaan Komponen AI
Blaze, pengembang konsol genggam retro Super Pocket, akhirnya menaikkan harga jual produknya di Inggris dan Eropa.
Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan permintaan komponen untuk kecerdasan buatan (AI) yang membuat biaya produksi terus membengkak.
>>> Dylan Dreyer Ungkap Keguguran Rahasia dan Rencana Liburan Keluarga
CEO Blaze, Andrew Byatt, menyampaikan langsung kabar ini kepada para pelanggan. Ia menegaskan bahwa kenaikan harga bukanlah keputusan yang direncanakan dan tidak diambil dengan ringan.
Byatt menjelaskan bahwa perusahaannya sudah menyerap kenaikan biaya manufaktur, komponen, dan pengiriman selama mungkin. Namun, langkah itu tidak lagi bisa dipertahankan.
Kenaikan harga spesifik meliputi kartrid Evercade dari £19,99 / €24,99 menjadi £24,99 / €29,99.
Sementara Super Pocket naik dari £49,99 / €59,99 menjadi £59,99 / €69,99.
Byatt menambahkan bahwa biaya memori dan flash storage meningkat tajam, mempengaruhi seluruh pasar elektronik konsumen, termasuk gaming.
Meski demikian, beberapa model Super Pocket masih dijual dengan harga lama di Amazon. Edisi Rare dengan Banjo-Kazooie masih tersedia seharga £49,95, dan Edisi Technos seharga £42,95.
Kenaikan harga diperkirakan akan berlaku setelah stok lama di pengecer habis. Pelanggan yang berniat membeli disarankan untuk segera mengambil keputusan.
Fenomena kenaikan harga akibat permintaan pusat data AI bukanlah hal baru.
Istilah RAMageddon kini melanda industri game dan hiburan, mendorong naik harga konsol karena komponen seperti RAM menjadi langka.
>>> Christopher Nolan Tak Peduli Kritik pada The Odyssey, Berkat Pengalaman Batman
Dampaknya bahkan terasa pada perangkat low-spec seperti Super Pocket, menunjukkan bahwa tidak ada sistem yang benar-benar aman dari tekanan ini.
Kabar baiknya, harga kartrid Evercade dan Super Pocket di Amerika Serikat tidak berubah. Byatt mengungkapkan bahwa pengurangan tarif baru-baru ini membantu meredakan tekanan biaya di pasar AS.
Update Terbaru
Teleskop Euclid Temukan 31 Quasar Kuno di Alam Semesta Awal
Sabtu / 11-07-2026, 01:29 WIB
Conair Tarik 12.600 Panggangan Gas Cuisinart Akibat Kaca Pecah
Sabtu / 11-07-2026, 01:29 WIB
Saksi Bantah Versi ICE soal Penembakan di Houston, Jaksa Lokal Usut
Sabtu / 11-07-2026, 01:29 WIB
Alexander Zverev Geser Carlos Alcaraz dari Peringkat 2 Dunia
Sabtu / 11-07-2026, 01:29 WIB
Pangeran Harry dan Keluarga Bertemu Raja Charles di Highgrove
Sabtu / 11-07-2026, 01:28 WIB
DJI Luncurkan Parasut AP100 untuk Drone Matrice 400, Tingkatkan Keamanan
Sabtu / 11-07-2026, 01:28 WIB
Jokowi Ungguli Trump dan Macron dalam Jumlah Follower Instagram
Sabtu / 11-07-2026, 01:21 WIB
Enam Rekor Mbappe usai Prancis Singkirkan Maroko, Messi Tinggal Selangkah Lagi
Sabtu / 11-07-2026, 01:21 WIB
Kripto Trump Anjlok, Anaknya Sendiri Rugi Rp10 Triliun
Sabtu / 11-07-2026, 01:21 WIB
Cedera Mbappe Bikin Prancis Khawatir, Tunggu Hasil Spanyol vs Belgia
Sabtu / 11-07-2026, 01:21 WIB
Prancis Kembangkan Rudal Nuklir Hipersonik ASN4G untuk Rafale F5
Sabtu / 11-07-2026, 01:19 WIB
Elon Musk Yakin SpaceX Akan Bernilai Lebih dari Seluruh Bumi
Sabtu / 11-07-2026, 01:07 WIB
Pemilik Apartemen Berkreasi di Tengah Dominasi Hunian 'White Cube'
Sabtu / 11-07-2026, 01:07 WIB
Wali Kota Berlin Kai Wegner Mundur dari Pencalonan Kembali
Sabtu / 11-07-2026, 01:07 WIB







