ICE Agents Tak Pakai Body Camera Saat Tembak Warga Meksiko di Houston
Petugas Immigration and Customs Enforcement (ICE) tidak mengenakan kamera tubuh saat seorang agen menembak mati warga Meksiko dalam operasi penegakan hukum di Houston, Selasa pagi, 7 Juli 2026.
Hal itu diungkapkan oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS). Insiden terjadi di kawasan Magnolia Park, Houston.
>>> Barcelona Ajukan Tawaran untuk Karim Adeyemi, Ditolak Dortmund
Korban bernama Lorenzo Salgado Araujo, 52 tahun. Ia meninggal di rumah sakit setelah konfrontasi dengan petugas.
Menurut DHS, Salgado Araujo bukan target awal operasi. Ia disebut mirip dengan tersangka yang sedang dalam pengawasan.
Pejabat federal menyatakan Salgado Araujo diduga mencoba melarikan diri, menabrakkan van kerjanya ke kendaraan ICE, dan berusaha menabrak agen.
Petugas kemudian melepaskan tembakan untuk membela diri.
Keluarga korban membantah klaim tersebut. Mereka menyatakan Salgado Araujo akan mematuhi perintah jika tahu SUV tanpa tanda itu adalah petugas ICE.
Kronologi dari DHS
Seorang pejabat DHS yang tidak disebutkan namanya memberikan rincian peristiwa sebelum pengawasan dan penghentian kendaraan.
"Setelah menerima informasi terpercaya dari mitra penegak hukum, petugas kami melakukan pengawasan di alamat target.
>>> Cory Sandhagen dan Mario Bautista Adu Lagi di UFC 329
Beberapa minggu sebelum insiden, mereka mencatat dua van putih di properti itu," ujar pejabat tersebut.
Pada 7 Juli, petugas hampir sampai di alamat target ketika mereka melihat van putih dengan seseorang yang mirip target.
Petugas kemudian menghentikan kendaraan tersebut.
Rekaman kamera pengawas rumah yang dibagikan keluarga menunjukkan Salgado Araujo meninggalkan rumahnya pukul 05.54 pagi dengan van putih.
Video lain yang diperoleh ABC13 menunjukkan dua SUV tanpa tanda mengejar van pada pukul 06.46 pagi di dekat Canal Street.
Anggota Kongres AS Sylvia Garcia dan Jaksa Wilayah Harris County Sean Teare dijadwalkan menggelar konferensi pers bersama pada Jumat pagi, 10 Juli 2026.
>>> Manga Magical Girl and Narco Wars Berakhir pada 21 Juli
Mereka akan memberikan perkembangan bersama Hugo Baldera-Ybarra, pengacara yang mewakili penumpang yang berada di dalam van saat penembakan.
Update Terbaru
Teleskop Euclid Temukan 31 Quasar Kuno di Alam Semesta Awal
Sabtu / 11-07-2026, 01:29 WIB
Conair Tarik 12.600 Panggangan Gas Cuisinart Akibat Kaca Pecah
Sabtu / 11-07-2026, 01:29 WIB
Saksi Bantah Versi ICE soal Penembakan di Houston, Jaksa Lokal Usut
Sabtu / 11-07-2026, 01:29 WIB
Alexander Zverev Geser Carlos Alcaraz dari Peringkat 2 Dunia
Sabtu / 11-07-2026, 01:29 WIB
Pangeran Harry dan Keluarga Bertemu Raja Charles di Highgrove
Sabtu / 11-07-2026, 01:28 WIB
DJI Luncurkan Parasut AP100 untuk Drone Matrice 400, Tingkatkan Keamanan
Sabtu / 11-07-2026, 01:28 WIB
Jokowi Ungguli Trump dan Macron dalam Jumlah Follower Instagram
Sabtu / 11-07-2026, 01:21 WIB
Enam Rekor Mbappe usai Prancis Singkirkan Maroko, Messi Tinggal Selangkah Lagi
Sabtu / 11-07-2026, 01:21 WIB
Kripto Trump Anjlok, Anaknya Sendiri Rugi Rp10 Triliun
Sabtu / 11-07-2026, 01:21 WIB
Cedera Mbappe Bikin Prancis Khawatir, Tunggu Hasil Spanyol vs Belgia
Sabtu / 11-07-2026, 01:21 WIB
Prancis Kembangkan Rudal Nuklir Hipersonik ASN4G untuk Rafale F5
Sabtu / 11-07-2026, 01:19 WIB
Elon Musk Yakin SpaceX Akan Bernilai Lebih dari Seluruh Bumi
Sabtu / 11-07-2026, 01:07 WIB
Pemilik Apartemen Berkreasi di Tengah Dominasi Hunian 'White Cube'
Sabtu / 11-07-2026, 01:07 WIB
Wali Kota Berlin Kai Wegner Mundur dari Pencalonan Kembali
Sabtu / 11-07-2026, 01:07 WIB







