Pemerintah Meksiko akan mengambil langkah hukum yang lebih signifikan terhadap Amerika Serikat menyusul tewasnya seorang warga negara Meksiko akibat tembakan agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) di Houston.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers pada Rabu (19/3). Ia menegaskan bahwa tindakan hukum ini akan melampaui nota diplomatik biasa.

>>> SiriusXM Alami Gangguan Luas Saat Akan Umumkan Hasil Keuangan

"Tujuan kami adalah melampaui nota diplomatik dan apa yang kami sampaikan di Komisi Antar-Amerika untuk Hak Asasi Manusia, karena kami tidak bisa membiarkan perlakuan buruk terhadap saudara-saudara kami yang berada di Amerika Serikat," ujar Sheinbaum.

Insiden terjadi pada Selasa pagi di kawasan Canal Street, Houston.

Agen ICE menembak Lorenzo Salgado Araujo, 52 tahun, seorang warga Meksiko tanpa dokumen yang telah tinggal di AS selama lebih dari tiga dekade.

Menurut keterangan ICE, korban mencoba melarikan diri dari penghentian lalu lintas dan menggunakan kendaraannya secara agresif.

"Dia menabrak kendaraan ICE, menolak mengikuti perintah verbal, dan mempersenjatai kendaraannya untuk menabrak petugas," demikian pernyataan ICE.

>>> Promo Kartu Hadiah Nintendo eShop Newegg Kembali, Siapkan Dana untuk Game 2026

Korban dilarikan ke Rumah Sakit Ben Taub dan dinyatakan meninggal dunia. Tiga orang lainnya diamankan dalam operasi tersebut.

Sheinbaum mengkritik praktik penahanan dan penggunaan kekerasan terhadap pekerja tanpa dokumen yang dipekerjakan oleh perusahaan AS.

"Tidak ada alasan bagi mereka untuk berada di pusat penahanan atau kekerasan digunakan," katanya.

Putra sulung korban, Ronaldo Salgado, membela ayahnya sebagai pekerja konstruksi yang membesarkan tiga putra dan membiayai kuliah mereka.

"Dia tidak pantas direduksi menjadi headline tentang pria Meksiko yang ditembak dan dibunuh oleh ICE," ujarnya.

>>> The Boys Season 5 Gagal Raih Nominasi Akting Emmy Meski Daftarkan 28 Aktor

Inspektur Jenderal Departemen Keamanan Dalam Negeri saat ini memimpin penyelidikan independen atas insiden tersebut.