Pria Rekam Pasangan Berhubungan Intim di Airbnb Tyrone, Dijatuhi Hukuman Penjara

Seorang pria di Irlandia Utara dijatuhi hukuman penjara setelah merekam pasangan yang sedang berhubungan intim di Airbnb yang sama dengannya, lalu menyebarkan rekaman tersebut di media sosial.
Jack Galway (22), dari Ballymiscaw Road, Holywood, mengaku bersalah atas dua tuduhan penyalahgunaan jaringan komunikasi dengan mengirim pesan bermuatan tidak senonoh.
>>> Bom Mobil Dicegat di Dekat Perbatasan Irlandia
Pengadilan Magistrat Dungannon mendengar bahwa pada 5 Februari 2025, polisi menerima laporan voyeurisme dari seorang perempuan yang yakin dirinya direkam secara diam-diam saat melakukan hubungan intim dengan pasangannya tanpa persetujuan.
Video tersebut kemudian diketahui telah disebarluaskan di platform media sosial oleh Galway.
Peristiwa perekaman terjadi di sebuah Airbnb di Ballygawley, yang disewa oleh korban, pasangannya, dan sejumlah anggota Asosiasi Petani Muda lainnya.
Penyelidikan mengungkapkan bahwa sekitar pukul 03.30 pada 26 Januari 2025, Galway diam-diam merekam pasangan tersebut berhubungan seks, lalu membagikan rekaman itu di berbagai grup chat.
Sekitar seminggu kemudian, korban dihubungi oleh seorang kenalan Galway yang menyinggung video tersebut, mengejeknya, dan menanyakan pertanyaan tidak pantas.
Orang tersebut ditangani secara terpisah oleh polisi.
Polisi memeriksa video dan mencatat bahwa Galway secara tidak sengaja 'membuka topeng' dirinya sendiri dan terlihat jelas di akhir rekaman.
Ia ditangkap tetapi memberikan jawaban 'tanpa komentar' untuk semua pertanyaan selama interogasi. Analisis menunjukkan ponselnya digunakan untuk merekam video, dan tingkat penyebaran di media sosial juga terungkap.
Seorang pengacara pembela menjelaskan bahwa semua orang yang menginap di properti itu adalah anggota Asosiasi Petani Muda dan menghadiri acara di daerah tersebut.
Ia mengakui bahwa Galway sangat beruntung tidak didakwa dengan voyeurisme, tetapi kasus ini berlanjut sebagai penyalahgunaan komunikasi akibat 'serangkaian keputusan yang sangat bodoh'.
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







