Polisi Irlandia (Garda) berhasil mencegat sebuah kendaraan yang membawa bom rakitan di dekat perbatasan Irlandia Utara. Bom tersebut disebut sebagai temuan yang "sangat signifikan".

Operasi intelijen dilakukan oleh Unit Detektif Khusus Garda pada Rabu sore di jalan N2, selatan Carrickmacross, County Monaghan.

>>> 5 Fitur Interaktif Widyaksara 2026 untuk Mengenal Budaya Lebih Efektif

Tim Penjinak Bom Angkatan Darat Irlandia kemudian memeriksa kendaraan tersebut.

Sumber Garda menyebut bom itu "sangat canggih" dan mengandung bahan peledak kelas militer. Seorang pengemudi wanita berusia 20-an tahun ditangkap di tempat dan masih ditahan hingga Jumat.

Seorang pria berusia 40-an tahun juga telah ditangkap dan ditahan di kantor polisi di wilayah Dublin.

Komisaris Garda Beri Keterangan

Komisaris Garda Justin Kelly mengonfirmasi detail operasi tersebut saat berbicara kepada media di acara wisuda Garda di County Tipperary pada Jumat.

"Yang jelas, apa yang kami temukan adalah penyitaan yang sangat signifikan. Ini adalah alat peledak," kata Kelly.

>>> YG Bercanda soal Ditahan Polisi Usai Battle VERZUZ Lawan The Game

Ia menambahkan bahwa penyitaan semacam ini sangat mengkhawatirkan.

Kelly menyebut ada minoritas kecil republiken garis keras yang tidak setuju dengan Perjanjian Jumat Agung dan tidak menonaktifkan senjata serta bahan peledak.

"Ada minoritas kecil individu ini, saya menyebutnya republiken radikal, dan ini adalah ancaman yang akan terus kami hadapi untuk beberapa waktu," ujarnya.

Kelly menekankan kerja sama erat dengan Polisi Irlandia Utara (PSNI) dan dinas intelijen Inggris untuk menghadapi ancaman ini.

>>> Jon Bon Jovi Hentikan Konser Mendadak karena Infeksi Sinus

Ia juga memuji anggota Garda yang terlibat dalam operasi tersebut.