Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) dikabarkan menjatuhkan sanksi berat kepada Shin Tae-yong, pelatih Persija Jakarta.

Sanksi ini terkait dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan saat ia masih menangani Ulsan HD.

>>> Gajah Tunggal Siapkan GitiXcursion RT Ban SUV untuk Berbagai Medan di GIIAS 2026

Media Korea Selatan, Yonhap, melaporkan bahwa Komite Disiplin KFA telah menggelar sidang dan memutuskan hukuman untuk Shin Tae-yong.

Pejabat KFA membenarkan keputusan tersebut tanpa merinci jenis sanksi yang diberikan.

Menurut Yonhap News TV, hukuman berat dalam aturan KFA bisa berupa skorsing, pembekuan hak sebagai anggota, larangan beraktivitas, hingga pemecatan dari keanggotaan asosiasi.

Kasus Tampar Pemain Ulsan HD

Kontroversi ini bermula dari video yang memperlihatkan Shin Tae-yong menampar pipi pemain Ulsan HD, Jeong Seung-hyeon, dalam acara perkenalan tim pada Agustus 2025.

>>> BPNT Tahap 3 Juli 2026 Cair Mulai 20 Juli, Ini Jadwal dan Cara Cek Status

Shin Tae-yong saat itu baru ditunjuk sebagai pelatih Ulsan HD di tengah musim.

Setelah insiden tersebut, Ulsan HD terpuruk ke zona degradasi dan Shin Tae-yong dipecat hanya dua bulan setelah menjabat.

Kini, ia tengah mempersiapkan Persija Jakarta untuk Piala Presiden 2026.

>>> Cara Cek BPNT Tahap 3 Juli 2026, Jadwal Pencairan dan Syarat Penerima

Persija Jakarta tergabung di Grup B bersama Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan Port FC. Turnamen akan berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.