Kenaikan desil dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bisa membuat penerima bantuan sosial (bansos) kehilangan haknya.

Jika desil Anda naik pada 2026, ada langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengatur ulang data.

>>> AS Panggil Dubes Malaysia Buntut Kebijakan Usir Warga Israel

Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan rumah tangga. Semakin kecil angka desil, semakin prioritas penerima bansos.

Kenaikan desil berarti dianggap lebih mampu, sehingga berisiko dicoret dari daftar penerima.

Cara Mengatur Ulang Desil Bansos

Langkah pertama adalah memastikan data diri dan keluarga di DTKS sudah benar. Anda bisa mengeceknya melalui aplikasi Cek Bansos atau langsung ke kantor desa/kelurahan.

Jika ditemukan ketidaksesuaian, ajukan usulan perbaikan data ke pendamping sosial atau operator DTKS di tingkat desa. Proses ini biasanya melibatkan musyawarah desa untuk verifikasi ulang kondisi ekonomi.

>>> Bos BGN Ancam Tutup Dapur MBG yang Tak Penuhi Standar

Alternatif lain adalah mengikuti program padat karya atau pelatihan kerja agar pendapatan meningkat secara riil, sehingga desil naik memang sesuai kondisi.

Namun jika kenaikan dianggap tidak wajar, segera lakukan sanggahan.

Pemerintah juga membuka masa sanggah secara berkala. Pantau pengumuman resmi dari Kementerian Sosial atau Dinas Sosial setempat untuk mengetahui jadwal dan tata cara sanggah.

>>> Dengar Masukan Publik, Kemenkum Reviu Kenaikan Tarif Kewarganegaraan

Dengan mengikuti prosedur yang benar, Anda bisa mengembalikan status desil agar sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya. Bantuan sosial pun tetap dapat diterima oleh mereka yang berhak.