Sebuah inisiatif pengelolaan sampah dari tingkat rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan viral di media sosial.

Warga RT 11 RW 07 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, berhasil mengolah sampah dapur menjadi kompos hanya dalam waktu enam jam.

>>> Argentina vs Mesir Pecahkan Rekor WhatsApp, 29 Juta Chat per Detik

Gerakan ini digagas oleh Ketua RT setempat, Imam Basori, yang juga seorang polisi.

Ia memanfaatkan gerobak listrik bernama KomLing (Kompos Keliling) untuk menjemput sampah organik dari rumah ke rumah.

Gerobak tersebut mampu mengangkut hingga 100 kilogram sampah dapur. Setelah diangkut, sampah langsung diolah menggunakan alat yang ada di gerobak sehingga menjadi kompos siap pakai.

Dari Keamanan ke Lingkungan

Imam Basori mengungkapkan bahwa gerakan ini berawal dari keresahan akan keamanan lingkungan. Ia membangun sistem keamanan terintegrasi seperti E-Gate, GPS, dan CCTV sebelum beralih ke masalah sampah.

Setelah kampung dirasa aman, ia melihat masalah sampah yang mendesak. TPST Bantargebang sudah over capacity, sehingga perlu solusi dari sumbernya.

Maka lahirlah konsep Smart Green Safe Village 5.0 yang menggabungkan keamanan, pengelolaan sampah, urban farming, dan ketahanan pangan.

Proses Cepat dan Kreatif

Proses pengolahan sampah organik yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu kini bisa selesai dalam hitungan jam.

>>> Alasan Mitsubishi Rilis Xforce HEV Lebih Dulu dari Xpander Hybrid

"Kita jemput bola sampah dapur rumah tangga, lalu kita olah dengan alat yang ada pada KomLing.

Dalam waktu 6 jam sudah berubah jadi kompos dan siap pakai," jelas Imam.

Untuk menarik minat warga, petugas KomLing berkeliling sambil memutar jingle "KomLing Mania". Suasana kerja bakti pun terasa lebih meriah dan kompak.

Selain gerobak kompos, warga juga menyediakan kotak donasi botol plastik yang terintegrasi dengan alat pengeksekusi botol. Hal ini mendorong ekonomi sirkular di tingkat RT.

Unggahan aksi warga di Instagram telah mendapat lebih dari 41.300 likes. Banyak warganet yang memuji dan merasa terinspirasi.

"Pemerintah aja kalah wkwkwk," komentar @adamcreatife. "Sangat menginspirasi sekali bang, keren programnya," tulis @pacomar.

crew.

>>> Anime The World's Strongest Witch Umumkan Tambahan Pemeran dan Tanggal Tayang 7 Oktober

Imam Basori berharap inovasi ini bisa ditiru oleh RT lain. "Reaksi warga alhamdulillah respon positif, bahkan sudah banyak warga luar studi tiru di lingkungan kita," pungkasnya.