Cara Memanfaatkan Sisa Nasi untuk Kompos, Jangan Dibuang!
Sisa nasi sering kali berakhir di tempat sampah karena khawatir basi. Padahal, sisa nasi dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kompos yang bermanfaat bagi tanaman.
Kandungan nitrogen dan karbohidrat dalam nasi sangat baik untuk pertumbuhan tanaman hias maupun tanaman buah. Selain itu, nasi lebih cepat terurai dibanding bahan organik lainnya.
>>> ESDM: Impor Minyak dari Rusia untuk Cadangan Energi Nasional
Cara Membuat Kompos dari Sisa Nasi
Ada dua jenis kompos yang bisa dibuat dari sisa nasi: pupuk organik padat dan pupuk organik cair (POC).
Untuk membuat pupuk organik padat, gali lubang sedalam 30 cm di sekitar tanaman. Masukkan sisa nasi, sebaiknya dicampur dengan dedaunan atau bahan organik lain.
Tutup lubang dengan tanah.
Setelah beberapa waktu, kompos akan terurai dan unsur hara diserap oleh tanaman.
Sementara itu, pembuatan POC memerlukan langkah berbeda.
Siapkan 500 gram sisa nasi, simpan di tempat yang tidak terkena hujan dan sinar matahari langsung hingga muncul jamur oranye.
>>> Eks Timnas Jerman Heran Lihat Taktik Inggris saat Dihajar Argentina
Di wadah lain, campurkan satu liter air dengan 75-100 gram gula pasir. Setelah nasi berjamur, tuangkan campuran air gula ke dalam nasi, lalu tutup rapat.
Diamkan selama sekitar satu minggu. Buka tutup setiap hari dan aduk rata.
Jika tercium aroma fermentasi seperti tapai, POC siap digunakan.
Untuk aplikasi, campurkan POC dengan air dengan perbandingan 1:20. Siramkan pada tanaman secukupnya, lakukan dua kali seminggu.
Manfaat Kompos Sisa Nasi
Kompos dari sisa nasi menyediakan nutrisi tambahan seperti nitrogen, fosfor, dan kalium yang menyuburkan daun, merangsang pembungaan, serta menguatkan akar.
Selain itu, kompos ini membantu memperbaiki kualitas tanah yang rusak dan relatif aman bagi manusia serta hewan meskipun digunakan jangka panjang.
>>> Samsung Luncurkan Speaker Music Studio 5 dan Music Studio 7 di India
Dengan memanfaatkan sisa nasi menjadi kompos, Anda turut mengurangi limbah organik rumah tangga sekaligus mendapatkan pupuk alami untuk tanaman.
Update Terbaru
Japan Open 2026: Empat Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final
Kamis / 16-07-2026, 23:33 WIB
Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Unifikasi Tiga Gelar
Kamis / 16-07-2026, 23:33 WIB
Kebakaran TPA Cipayung Depok, 4 Unit Damkar Dikerahkan
Kamis / 16-07-2026, 23:32 WIB
Galaxy Note Dulu Lebih Tebal dari yang Dibayangkan, Galaxy Z Fold Membuktikannya
Kamis / 16-07-2026, 23:32 WIB
Sinopsis Cek Khodam, Horor Komedi Angkat Fenomena Viral di Medsos
Kamis / 16-07-2026, 23:32 WIB
Saudi Vision 2030 Ubah Wajah Arab Saudi, Logistik Digital Jadi Andalan
Kamis / 16-07-2026, 23:32 WIB
Indomie Kembali Jadi Merek Favorit Warga Indonesia Versi Brand Footprint 2026
Kamis / 16-07-2026, 23:32 WIB
Pemerintah Turunkan Suku Bunga KUR dari 22 Persen ke 8 Persen
Kamis / 16-07-2026, 23:28 WIB
5 Teknologi AI dan Drone untuk Penanggulangan Bencana 2026
Kamis / 16-07-2026, 23:28 WIB
Mike Tyson Kaget Tahu Shohei Ohtani Laki-Laki: 'Dia Cowok?'
Kamis / 16-07-2026, 23:28 WIB
Taylor Momsen Berduka Atas Kematian Mantan Bodyguard Mason Haynes
Kamis / 16-07-2026, 23:27 WIB
Jerry Rice Kejar dan Konfrontasi Pengganggu di Turnamen Golf
Kamis / 16-07-2026, 23:27 WIB
Penyusup Acara 'TODAY' Ditangkap, Diduga Lontarkan Makian Rasis dan Menerjang Craig Melvin
Kamis / 16-07-2026, 23:27 WIB
Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 23:27 WIB







