Indomie kembali menjadi merek Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang paling sering masuk keranjang belanja masyarakat Indonesia sepanjang tahun ini.

Temuan itu terungkap dalam laporan Brand Footprint 2026 dari Worldpanel by Numerator.

>>> Pemerintah Turunkan Suku Bunga KUR dari 22 Persen ke 8 Persen

Pemeringkatan menggunakan Consumer Reach Points (CRPs), yang mengukur seberapa sering sebuah merek dipilih berdasarkan jumlah rumah tangga pembeli dan frekuensi pembelian.

Di bawah Indomie, posisi berikutnya ditempati So Klin, Mie Sedaap, Roma, Indofood, Royco, Kapal Api, NABATI, Masako, dan Frisian Flag.

Komposisi 10 besar tidak banyak berubah dibanding tahun sebelumnya, hanya terjadi sedikit pergeseran posisi.

Persaingan Semakin Ketat

Meski daftar merek favorit relatif stabil, persaingan antarbrand justru semakin sengit.

Rumah tangga Indonesia rata-rata membeli sekitar 95 merek FMCG dalam setahun dengan 293 kali perjalanan belanja.

>>> 5 Teknologi AI dan Drone untuk Penanggulangan Bencana 2026

Jumlah merek yang dipantau Worldpanel meningkat dari 436 menjadi 451, sehingga setiap produk harus bekerja lebih keras menarik perhatian konsumen.

Managing Director Worldpanel Indonesia Venu Madhav mengatakan hanya 44 persen merek yang berhasil tumbuh pada 2025, turun dari 62 persen tahun sebelumnya.

Menurutnya, pertumbuhan pasar saja tidak cukup. Kemampuan menarik pembeli baru menjadi faktor yang semakin menentukan.

Sekitar 80 persen merek yang tumbuh mampu menjangkau lebih banyak rumah tangga, dan sebagian juga meningkatkan frekuensi pembelian pelanggan lama.

>>> Mike Tyson Kaget Tahu Shohei Ohtani Laki-Laki: 'Dia Cowok?'

Peluang tidak hanya dimiliki pemain besar. Brand berskala kecil juga mulai menunjukkan performa menjanjikan.