Wakil Presiden Periklanan EA, Alexander Dao, menilai iklan dalam game sebagai "peluang besar" bagi para pengembang.

Ia menyebut game free-to-play seperti Skate sebagai contoh yang tepat untuk menerapkan strategi ini.

>>> Harga Meta Quest 4 Diprediksi Melonjak, Era Headset Terjangkau Berakhir?

Dalam wawancara dengan The Game Business, Dao menyarankan pengembang mulai merancang pengalaman iklan sejak tahap produksi.

"Jika Anda merancangnya dengan pengalaman merek yang tepat sejak awal, semuanya akan lebih mudah," ujarnya.

Sebelumnya, EA meluncurkan platform EA Advertising untuk memudahkan merek menguji penempatan iklan dalam game. EA Sports disebut sangat cocok untuk "pengalaman partisipatif di mana merek bermain."

EA telah bekerja sama dengan Lowe's di Madden NFL, Visa, dan Vans di Skate.

>>> Prinny Party: Going Overboard! Siap Rilis di Barat untuk Switch 2, Switch, PS5, dan PC

Dao menekankan bahwa membangun pengalaman iklan saat ini masih bersifat retrofit, tetapi dengan keterlibatan pengembang, iklan bisa terasa lebih alami.

Beberapa penggemar khawatir langkah ini mengulang era 1980-an hingga awal 2000-an, ketika game seperti Need for Speed: Underground 2 dipenuhi papan iklan.

Namun, Dao melihatnya sebagai peluang yang belum tergarap maksimal.

Di tengah tantangan industri seperti PHK massal dan penutupan studio, kekhawatiran muncul bahwa tekanan iklan dapat menggeser fokus artistik game.

>>> Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Midwest, Peringatan Kualitas Udara Berbahaya

Namun, EA optimistis pendekatan ini dapat menguntungkan semua pihak.