Greystar Dituduh Tolak Voucher Sewa Federal Secara Sistematis
Greystar, perusahaan pemilik dan pengelola apartemen terbesar di Amerika Serikat, dituduh secara sistematis melanggar undang-undang perumahan terjangkau setempat.
Tuduhan tersebut tertuang dalam pengaduan hak sipil yang diajukan ke otoritas di enam negara bagian dan Distrik Columbia, sebagaimana dilaporkan The Guardian.
>>> Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi Nasional di Harkopnas ke-79
Pengaduan itu menyebutkan 114 pelanggaran terhadap undang-undang perumahan yang adil di negara bagian dan DC.
Dokumen tersebut menuduh perusahaan real estat itu menolak menerima voucher pilihan perumahan federal, yang dikenal sebagai Section 8, di wilayah yang secara hukum mewajibkan tuan tanah menerimanya.
"Kami belum pernah menemui tuan tanah yang beroperasi dengan penghinaan dan permusuhan yang begitu terang-terangan terhadap supremasi hukum seperti Greystar," kata Aaron Carr, direktur eksekutif Housing Rights Initiative, dalam sebuah pernyataan.
Ia menambahkan bahwa sebagai tuan tanah terbesar di AS, Greystar seharusnya menjadi contoh praktik terbaik, bukan justru menolak calon penyewa yang sah secara sistematis.
>>> Melasma Bukan Sekadar Flek Biasa, Kenali Penyebab dan Terapi Tepat
Housing Rights Initiative dan firma hukum nasional Cohen Milstein mengajukan pengaduan setelah merilis rekaman penyamar yang berpura-pura menjadi calon penyewa dengan voucher.
Hasil penyelidikan menunjukkan staf Greystar secara terang-terangan menolak voucher atau memberlakukan persyaratan ilegal untuk penggunaannya.
Dalam pernyataannya, Greystar tidak menanggapi tuduhan spesifik tersebut. Namun, perusahaan menegaskan komitmennya terhadap praktik perumahan yang adil dan memberikan pelatihan yang relevan kepada stafnya.
Data yang dianalisis oleh Private Equity Stakeholder Project menunjukkan Greystar mengelola lebih dari 1 juta unit hunian di AS per Desember.
>>> YouTube Music Uji Coba Tampilan Layar Penuh untuk Sampul Album
Sekitar 235.000 unit berada di yurisdiksi tempat pengaduan diajukan.
Update Terbaru
Bluebird Prime Resmi Meluncur, Hadirkan Taksi Premium dengan Innova Zenix Hybrid dan BYD E6
Jumat / 17-07-2026, 02:29 WIB
Perang Chip AI Makin Sengit: China Vs AS di Babak Baru Teknologi Semikonduktor
Jumat / 17-07-2026, 02:29 WIB
DPR: Program MBG Sejak Awal Sudah Bermasalah, Skandal Besar Mengintai
Jumat / 17-07-2026, 01:57 WIB
DPR Soroti Dampak Ekonomi Program MBG, Rupiah dan IHSG Tertekan
Jumat / 17-07-2026, 01:56 WIB
Bayi Bernama 'MBG' Terganjal Aturan, Disdukcapil Sarankan Nama 'Gibran'
Jumat / 17-07-2026, 01:56 WIB
DPR Soroti MBG: Banyak Makanan Terbuang Jadi Pakan Ternak
Jumat / 17-07-2026, 01:56 WIB
Marvel Dikabarkan Incar Cooper Hoffman untuk Peran Cyclops di Reboot X-Men
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Chicago Blackhawks Umumkan Jadwal 84 Pertandingan Musim 2026
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
West Indies Kalahkan Selandia Baru di ODI Pertama
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Badai Petir Bawa Risiko Kebakaran dan Suhu Lebih Dingin di Washington
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Pat McAfee Ungkap Penampilan Musisi di Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Polisi Grand Rapids Dibebaskan Setelah Tembak Pria dalam Aksi Kekerasan
Jumat / 17-07-2026, 01:37 WIB
Pria Louisiana Didakwa Secara Federal atas Pembunuhan Deputi Marshal AS
Jumat / 17-07-2026, 01:37 WIB
LeBron James Bungkam soal Masa Depan di NBA Saat Podcast
Jumat / 17-07-2026, 01:36 WIB







