The 21st Century ROAD to Housing Act resmi menjadi undang-undang pada Jumat tengah malam, 10 Juli 2026, setelah lolos dari kedua kamar Kongres dengan suara mayoritas besar.

Undang-undang bipartisan ini merupakan upaya federal terbesar di bidang perumahan dalam satu generasi.

>>> Ben Okri: Kebohongan untuk Hidup dan Kekuatan Cinta

Namun, para ahli memperkirakan bahwa aturan ini tidak akan segera menurunkan biaya sewa atau kepemilikan rumah di Amerika Serikat.

Fokus pada Percepatan Konstruksi

Undang-undang yang baru ini berisi serangkaian langkah untuk mempercepat pembangunan guna mengatasi kekurangan perumahan nasional. Para ekonom saat ini memperkirakan defisit antara satu hingga enam juta unit rumah.

Kekurangan ini telah mendorong para pakar perumahan dari berbagai spektrum politik untuk mengadvokasi tindakan federal selama satu dekade terakhir.

Meskipun demikian, undang-undang ini kemungkinan tidak akan menghasilkan perubahan pasar yang cepat karena keterbatasan pendanaan federal dan struktur sektor real estat.

Pemerintah daerah dan negara bagian tetap memegang kendali atas peraturan zonasi yang menentukan lokasi pembangunan.

Sementara itu, faktor makroekonomi dan suku bunga terutama menentukan biaya hipotek.

>>> Ancaman Kongres AS Seret WNBA ke DOJ, Caitlin Clark Jadi Pusat Perang Budaya

Proses Pengesahan Tanpa Tanda Tangan

Jalur legislatif menuju pengesahan terjadi tanpa dukungan dari cabang eksekutif.

Presiden Trump menolak menandatangani RUU tersebut sebagai protes terhadap Senat Partai Republik mengenai tindakan pembatasan suara yang tidak terkait.

Namun, ia tidak menggunakan hak veto, sehingga RUU tersebut secara otomatis menjadi undang-undang 10 hari setelah diserahkan ke meja presiden.

Kelompok advokasi perumahan menyoroti pentingnya meloloskan undang-undang federal apa pun mengingat kebuntuan politik yang berkepanjangan mengenai masalah ini.

Laura Foote, direktur eksekutif YIMBY Action, mengatakan bahwa keberadaan undang-undang itu sendiri sudah berarti.

Kelompok advokasi yang berbasis di San Francisco itu mencatat bahwa para aktivis California menghabiskan satu dekade untuk melobi langkah-langkah guna memperluas pasokan perumahan.

>>> KPK: Etik Suryani Lanjutkan 'Tradisi' Setoran Era Suaminya yang Dulu Juga Bupati Sukoharjo

Negara bagian tersebut sebelumnya telah merevisi undang-undang zonasi dan lingkungan, dengan langkah legislatif tambahan dijadwalkan untuk dievaluasi tahun ini dan tahun depan.