Piala Dunia FIFA 2026 Picu Perdebatan Sepak Bola di Amerika Serikat
Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di Amerika Serikat telah memicu perdebatan olahraga nasional seiring turnamen memasuki babak perempat final pada Juli 2026.
Turnamen ini mencatat rekor jumlah penonton televisi, namun juga memunculkan pertanyaan tentang keberlanjutan minat sepak bola domestik.
>>> Ratu Camilla Hadiri Wimbledon 2026, Pakai Kalung Berinisial 5 Cucu
Menurut data pemirsa, pertandingan babak 16 besar Tim Nasional Amerika Serikat melawan Belgia menarik lebih banyak penonton dibandingkan Seri Dunia 2025 dan Game 5 Final NBA.
Meskipun jumlah penonton tinggi, tim Amerika Serikat tersingkir setelah kalah 4-1 dari Belgia.
Kekalahan itu terjadi setelah striker Folarin Balogun mendapat kartu merah karena menginjak pergelangan kaki lawan dalam pertandingan sebelumnya melawan Bosnia-Herzegovina.
Pandangan Beragam dari Tokoh Olahraga
Turnamen ini menghasilkan perspektif berbeda dari tokoh media, eksekutif olahraga, dan pelatih atletik mengenai apakah demam sepak bola saat ini akan mengubah kebiasaan olahraga Amerika secara permanen atau akan mereda setelah acara global berakhir.
Pembawa acara radio olahraga Seattle, Dave Grosby, mencatat perubahan pribadi dalam konsumsi media selama turnamen.
"Saya telah menonton lebih banyak pertandingan sepak bola dalam dua minggu terakhir dibandingkan 65 tahun sebelumnya dalam hidup saya," kata Grosby.
Roger Bennett, podcaster sepak bola dan eksekutif Men in Blazers Media Network, menyatakan kekhawatiran atas kontroversi politik yang membayangi olahraga setelah Presiden Trump meminta FIFA meninjau kembali hukuman Balogun.
>>> KPK Resmi Tahan Bupati Sukoharjo Etik Suryani Usai OTT
"Ini bukan alasan kami menonton," kata Bennett, yang juga menyoroti hubungan emosional yang berkembang antara warga Amerika dengan sepak bola.
Sementara itu, pelatih sepak bola pria Universitas Indiana, Todd Yeagley, yang menghadiri pertandingan langsung di New York dan Boston, memberikan perspektif administratif dan pengembangan tentang manfaat visibilitas turnamen.
Update Terbaru
Siapa Ayu Kusuma Ningrum? Dokter Estetika yang Diduga Melakukan Body Shaming Kepada Selebgram Amanda Zahra
Sabtu / 11-07-2026, 10:49 WIB
Khutbah Jumat 17 Juli 2026: Menggapai Shalat Khusyuk dan Syarat Diterima di Sisi Allah SWT
Sabtu / 11-07-2026, 10:47 WIB
Dallas Wings Siap Hadapi Toronto Tempo Usai Raih Tiga Kemenangan Beruntun
Sabtu / 11-07-2026, 10:42 WIB
Survei Ungkap Layanan Streaming Gratis Teratas Pilihan Pemotong Kabel
Sabtu / 11-07-2026, 10:42 WIB
Los Angeles Sparks Hadapi Chicago Sky dalam Laga WNBA Tanpa Beberapa Bintang
Sabtu / 11-07-2026, 10:41 WIB
EA Sports Rilis College Football 27 di Tengah Protes Mikrotransaksi
Sabtu / 11-07-2026, 10:40 WIB
Anggota Jesse White Tumbling Team Tewas dalam Kecelakaan Motor di Mundelein
Sabtu / 11-07-2026, 10:40 WIB
Totalitas! Mahasiswa Purwokerto Sidang TA Pakai Kostum Black Metal
Sabtu / 11-07-2026, 10:35 WIB
Golkar Respons Pernyataan Prabowo soal 'Bangsa Kepiting', Sarmuji: Jangan Saling Menjatuhkan
Sabtu / 11-07-2026, 10:30 WIB
Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Usai Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus
Sabtu / 11-07-2026, 10:30 WIB
Jannik Sinner Kalahkan Novak Djokovic, Lolos ke Final Wimbledon
Sabtu / 11-07-2026, 10:28 WIB
Inggris Waspadai Norwegia Bersatu di Bawah Solbakken Jelang Perempat Final Piala Dunia
Sabtu / 11-07-2026, 10:27 WIB







