PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) memastikan tarif Jalan Tol Sinaksak–Simpang Panei akan segera diterapkan.

Kepastian ini menyusul terbitnya Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 6938/KPTS/Mn/2026 tertanggal 3 Juni 2026.

>>> Hansik Contest 2026: Ayam Jadi Jembatan Kuliner Indonesia-Korea

Ruas tol tersebut merupakan bagian dari Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) Seksi 4. Sejak 1 Mei 2026, ruas ini telah beroperasi tanpa tarif.

Sebelumnya, ruas Tol Sinaksak–Simpang Panei juga difungsikan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 serta Lebaran 2026.

Uji Laik Fungsi dan Sertifikat Laik Operasi

Direktur Teknik Hamawas, Jimmy Leonard, mengungkapkan bahwa sebelum dioperasikan, ruas tol ini telah melalui Uji Laik Fungsi (ULF) pada 17–19 November 2025.

Hasilnya, ruas tol dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan teknis dan operasional.

Ruas tol tersebut juga memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO) dengan peringkat bintang lima.

"Perolehan SLO bintang lima menjadi bukti bahwa ruas tol ini telah memenuhi standar keselamatan dan keamanan sesuai ketentuan," ujar Jimmy, Sabtu (11/7/2026).

Hamawas terus meningkatkan kualitas layanan melalui pemeliharaan jalan, rambu, marka, drainase, penataan kawasan tol, serta peningkatan kompetensi petugas.

>>> Cek Kesehatan Gratis Jadi Andalan Tekan Beban JKN Akibat Stroke

Sosialisasi kepada Masyarakat

Menjelang pemberlakuan tarif, Hamawas gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Corporate Secretary Hamawas, Ergy Pramadipta, mengatakan edukasi dilakukan melalui berbagai media, mulai dari media massa, media sosial, radio, media luar ruang, hingga pertemuan langsung dengan para pemangku kepentingan.

Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat dan peran strategis Jalan Tol Sinaksak–Simpang Panei.

"Kami berharap masyarakat semakin memahami manfaat keberadaan jalan tol ini dan mendukung pemberlakuan tarif sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan jalan tol yang aman, nyaman, dan andal," kata Ergy.

Dampak Signifikan terhadap Mobilitas

Keberadaan ruas Tol Sinaksak–Simpang Panei memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat, terutama menuju kawasan Danau Toba.

Jika sebelumnya perjalanan melalui jalur nasional membutuhkan waktu sekitar lima jam, kini dapat ditempuh hanya sekitar dua jam melalui jalan tol.

>>> Pertarungan Keras Black Flag Resynced Mengingatkan pada Assassin's Creed Unity

Selain memangkas waktu perjalanan, ruas tol ini juga membantu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar. Kendaraan dapat melaju dengan kecepatan yang lebih stabil dan minim hambatan.