Matahari bersinar di bangku buritan saat kemudi oranye terang berputar perlahan mengikuti autopilot, menjaga kapal layar Alkemi sepanjang 47 kaki tetap pada jalurnya menuju Kepulauan Marquesas.

Seminggu setelah meninggalkan Panama, perjalanan berlangsung mulus dengan enam awak yang mulai terbiasa dengan ritme di atas 4.000 mil laut perairan terbuka.

>>> Cara Mengubah Saldo Google Play Jadi Uang Tunai ke DANA yang Paling Aman di 2026

Namun, sebuah email dari jaringan Pacific Crossing tiba-tiba menghancurkan ketenangan itu: virus corona telah menjadi pandemi global, perbatasan mulai ditutup dengan cepat, dan tidak ada tempat untuk mendarat.

Angela mendapati dirinya terkurung di atas kapal sepanjang 14 meter bersama tiga orang asing, seekor anjing, dan kekasihnya yang putus-nyambung—yang hanya disebut sebagai 'Kapten'.

Sejarah Pelarian

Hubungan mereka dimulai lima tahun sebelumnya di Austin, Texas, tempat Kapten tinggal di seberang jalan.

Ia jauh lebih tua, bercerai, dan memiliki latar belakang petualang yang menarik perhatian Angela, berpuncak pada perjalanan darat epik melintasi Amerika Barat.

Namun, perbedaan nilai membuat Angela mengakhiri hubungan sebelum pindah ke Los Angeles untuk mengejar karier akting, sebuah pilihan yang disambut dengan rentetan pesan putus asa darinya.

Dua bulan setelah pindah ke Los Angeles, Angela selamat dari serangan seksual brutal oleh seorang produser dengan kedok tawaran pekerjaan.

Di masa traumatis itu, ia kembali mencari kenyamanan pada Kapten, yang menemaninya melalui tahap awal pemulihan sebelum membeli kapalnya untuk berlayar di Karibia.

Pertemuan liburan berikutnya kembali menyalakan asmara, yang berujung pada undangan untuk bergabung dalam pelayaran seperempat dunia dan membuat film dokumenter.

Isolasi di Laut