Rencana penyesuaian tarif pada 52 ruas jalan tol di Indonesia yang diajukan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tahun ini tengah dalam pengawasan ketat pemerintah.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan bahwa kenaikan tarif tidak akan serta-merta disetujui tanpa jaminan kualitas layanan yang memadai bagi pengguna.

>>> Siapa Anak dan Suami Etik Suryani? Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK, Bukan Orang Sembarangan?

Direktur Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Kementerian PU, Dedy Gunawan, menyatakan evaluasi terhadap Standar Pelayanan Minimal (SPM) menjadi penentu utama.

"Ada 52 tahun ini. 52 ruas jalan tol," ujar Dedy di Gedung DPR, dikutip dari Uzone.

id.

Jika dalam evaluasi ditemukan standar layanan belum terpenuhi, usulan penyesuaian tarif otomatis tidak akan disetujui.

Pembenahan Infrastruktur sebagai Prasyarat

Menanggapi evaluasi ketat tersebut, operator jalan tol kini melakukan percepatan perbaikan infrastruktur.

>>> Profil dan Biodata Etik Suryani, Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK: Perjalanan dari Bankir hingga Penguasa Wanita yang Kini Tersandung

Langkah ini untuk memastikan setiap ruas yang diusulkan naik tarif memenuhi kriteria kelayakan yang ditetapkan pemerintah.

Sejumlah ruas tol strategis yang masuk daftar usulan dan tengah dibenahi antara lain Jakarta Outer Ring Road (JORR), Tol Jagorawi, Tol Pemalang-Batang, Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi), Tol Pandaan-Malang, dan Tol Probolinggo-Banyuwangi.

Pendekatan Kementerian PU ini menekankan keseimbangan antara hak BUJT menyesuaikan tarif dengan hak pengguna jalan mendapatkan fasilitas layak.

Dengan menjadikan SPM sebagai tolok ukur, pemerintah berupaya memastikan setiap kenaikan biaya bagi masyarakat berbanding lurus dengan peningkatan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran berkendara.

Bagi pengguna jalan tol, masa evaluasi ini menjadi indikator penting.

>>> Jennifer Pedranti Konfirmasi Keterlibatan Putranya dalam Kebakaran California

Disetujui atau tidaknya usulan kenaikan tarif di 52 ruas tersebut bergantung pada sejauh mana pengelola tol mampu meningkatkan performa jalan sebelum tenggat waktu.