Mulai Hari Ini, Turis Pulang dari Jepang Bayar Pajak Rp330 Ribu
Kebijakan pajak keberangkatan bagi turis internasional yang meninggalkan Jepang mulai berlaku hari ini, Rabu (1/7/2026).
Tarif yang dikenal sebagai pajak sayonara ini naik tiga kali lipat dari sebelumnya.
>>> Anggota DPR Usul Pebalap Liar di JLNT Dihukum Sita Motor dan Penjara
Mengutip Timeout, tarif yang diperkenalkan pada 2019 lalu senilai ¥1.000 atau sekitar Rp110 ribu.
Kini, setiap turis yang pulang dari Jepang melalui jalur udara maupun laut harus membayar ¥3.000 atau setara Rp330 ribu.
Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan jumlah wisatawan asing.
Jepang mencatat sekitar 42,7 juta turis internasional pada 2025, menjadikannya periode tersibuk dalam sejarah pariwisata negeri Sakura.
Pemerintah Jepang menyatakan dana dari pajak sayonara akan digunakan untuk mengembangkan infrastruktur wisata dan mengatasi dampak overtourism. Selain itu, biaya administrasi imigrasi juga ikut naik.
Biaya Lain yang Ikut Meningkat
Berdasarkan Japan Times, biaya perpanjangan atau perubahan status tinggal bagi warga asing naik dari ¥6.000 (Rp660 ribu) menjadi ¥10.000 hingga ¥70.000 (Rp1,1 juta-Rp7,7 juta).
Pengajuan permanent residency (PR) juga melonjak dari ¥10.000 (Rp1,1 juta) menjadi ¥200.000-¥300.000 (sekitar Rp22 juta-Rp33 juta).
Visa masuk tunggal (single-entry) naik dari ¥3.000 (Rp330 ribu) menjadi ¥15.000 (Rp1,6 juta), atau lima kali lipat.
>>> 5 Rekor Mbappe usai Cetak Brace di Prancis vs Swedia
Sementara visa multiple-entry naik dari ¥6.000 (Rp660 ribu) menjadi ¥30.000 (Rp3,3 juta).
Kenaikan ini menjadikan tarif administrasi imigrasi Jepang sebagai salah satu yang tertinggi dibanding sebelumnya.
Alasan Kenaikan Pajak
Menurut Timeout, pajak sayonara tidak semata untuk menambah pemasukan negara. Dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk meningkatkan kualitas layanan pariwisata.
Update Terbaru
Google Uji Coba Gmail Live untuk Android dan iOS, Ini Fungsinya
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Warga 16 Negara Ini Bisa Masuk Indonesia Tanpa Visa, Termasuk Kamboja
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun, Hotman Paris: Saya Sudah Peringatkan
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Inggris Tutup 20 Hotel Suaka Lagi, Alihkan Migran ke Fasilitas Bekas Militer
Rabu / 01-07-2026, 11:50 WIB
Mbappe Samai Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026, Haaland Mengintai
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos ke 16 Besar Usai Kalahkan Ekuador 2-0
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Flamingo Era: Fase Saat Ibu Merasa Kehilangan Diri Sendiri
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Tarif Listrik PLN Periode Juli-September 2026 Tidak Naik
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Iran Tolak Campur Tangan Asing dalam Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Daftar 7 Negara Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
KAI Gandeng Jaring Esports, Ubah Stasiun Jadi Hub Digital
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
Pesan Prabowo di HUT Bhayangkara: Layani Rakyat hingga Kuasai AI
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
Perkuat Layanan, Danantara dan Bank Mandiri Gelar Sosialisasi CX100
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
TOP 50 Program Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 2 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Masuk 5 Besar
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB






