Pria Florida Ditangkap FBI Terkait Skema Malware Steam Curi Kripto Rp3,4 Miliar
Seorang pria asal Florida ditangkap oleh agen federal dalam penyelidikan FBI terkait skema malware di platform Steam yang diduga telah menjarah dompet kripto dalam dua tahun terakhir.
Zyaire Dontaevious Zamarion Wilkins, 21 tahun, ditangkap pada Selasa, 14 Juli, dan didakwa berpartisipasi dalam skema tersebut.
>>> India Hadapi Inggris di ODI Kedua, Kohli Cetak 65
Para pelaku disebut telah mencuri setidaknya $220.000 dalam bentuk mata uang kripto dari sekitar 80 dompet.
Atas dakwaan saat ini, Wilkins menghadapi hukuman hingga 10 tahun penjara berdasarkan Computer Fraud and Abuse Act.
Meskipun Steam dan pemiliknya Valve tidak disebut secara spesifik dalam pengaduan federal terkait penangkapan Wilkins, FBI menyebut Steam dalam permintaan informasi korban pada Maret lalu.
FBI menduga pelaku ancaman malware aktif antara Mei 2024 dan Januari 2026.
FBI juga mendaftarkan beberapa game yang teridentifikasi dalam skema malware: BlockBlasters, Chemia, Dashverse/DashFPS, Lampy, Lunara, PirateFi, dan Tokenova.
Semua game tersebut sudah tidak ada di Steam dan dalam arsip SteamDB telah ditandai sebagai mencurigakan.
>>> 37 Orang Didakwa dalam Operasi Internasional Bongkar Jaringan Kriminal India
Penghapusan BlockBlasters menjadi berita utama tahun lalu. Angka kripto yang dilaporkan menunjukkan game ini bertanggung jawab atas sebagian besar distribusi malware.
Agen mengatakan Wilkins dan kolaboratornya mempromosikan delapan game yang disematkan malware secara online dan menjangkau sekitar 8.000 pelanggan individu, termasuk beberapa orang yang ditargetkan karena kepemilikan kripto dalam jumlah besar.
Wilkins diduga membayar $10.000 untuk program Trojan yang mampu mengakses jarak jauh yang diperlukan untuk peretasan semacam ini.
Ia dilacak melalui pembelian Bitrefill lebih dari 150 kartu hadiah digital terutama untuk Uber Eats.
Pengaduan menambahkan bahwa riwayat kripto Wilkins menunjukkan ia secara pribadi telah mengirim atau menerima $382.000.
Game dan mod berbahaya bukanlah hal yang asing di Steam. Game menjadi kendaraan yang relatif umum untuk jenis malware ini.
>>> Arsenal Sepakati Transfer Christos Tzolis dari Club Brugge Rp 680 Miliar
Sebelumnya tahun ini, seorang pengembang melaporkan mod seperti cacing yang menyebar melalui Steam Workshop dan mengganti file lain dengan dirinya sendiri.
Update Terbaru
Marvel Dikabarkan Incar Cooper Hoffman untuk Peran Cyclops di Reboot X-Men
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Chicago Blackhawks Umumkan Jadwal 84 Pertandingan Musim 2026
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
West Indies Kalahkan Selandia Baru di ODI Pertama
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Badai Petir Bawa Risiko Kebakaran dan Suhu Lebih Dingin di Washington
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Pat McAfee Ungkap Penampilan Musisi di Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Polisi Grand Rapids Dibebaskan Setelah Tembak Pria dalam Aksi Kekerasan
Jumat / 17-07-2026, 01:37 WIB
Pria Louisiana Didakwa Secara Federal atas Pembunuhan Deputi Marshal AS
Jumat / 17-07-2026, 01:37 WIB
LeBron James Bungkam soal Masa Depan di NBA Saat Podcast
Jumat / 17-07-2026, 01:36 WIB
Anak Anjing Calon Polisi Capitol Hill Curi Perhatian
Jumat / 17-07-2026, 01:36 WIB
Zaire Wade Tidak Mengaku Bersalah atas Tuduhan KDRT, Polisi Temukan Senjata Api Tak Terdaftar
Jumat / 17-07-2026, 01:35 WIB
Ibu Kris Jenner, Mary Jo 'MJ', Meninggal di Usia 91 Tahun
Jumat / 17-07-2026, 01:35 WIB
Krisis Chip AI Ancam Pasokan Mobil, Harga DRAM Melonjak 450%
Jumat / 17-07-2026, 01:35 WIB
Deddy PDIP: Warga Perbatasan Kaltara Ancam Pindah ke Malaysia
Jumat / 17-07-2026, 01:35 WIB
Baggott Teguh Hati Cari Menit Main di Inggris hingga Rela Turun Kasta
Jumat / 17-07-2026, 01:35 WIB







