Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (KPw BI Jatim) bersama Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya sukses menyelenggarakan Java Coffee and Flavors Fest (JCFF) 2026.

Festival tahunan yang berlangsung pada 17 hingga 19 Juli 2026 di Alun-Alun Kota Surabaya ini mencatatkan transaksi sebesar Rp92,45 miliar.

>>> Kisah Kenny: Gagal Berkali-kali, Akhirnya Wujudkan Mimpi Studi di Eropa

Mengusung tema 'From Local Flavor to Global Horizon', JCFF 2026 menjadi ruang kolaborasi strategis antara pemerintah, UMKM, perbankan, dan akademisi untuk memperkuat ekosistem agroindustri nasional.

Dukungan Digitalisasi dan Perluasan Pasar

Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta menekankan pentingnya menciptakan nilai tambah pada komoditas lokal unggulan melalui hilirisasi dan penguatan ekosistem usaha.

"Jawa yang memiliki modal kuat sebagai pusat agroindustri harus didukung dengan peningkatan kapasitas UMKM, kemudahan akses pembiayaan, perluasan pasar hingga ke ranah ekspor, serta penguatan rantai pasok," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2026).

Ia juga menyoroti kemudahan transaksi melalui digitalisasi sistem pembayaran.

Saat ini, layanan QRIS Cross Border telah terhubung di enam negara, yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

"Masyarakat cukup menggunakan ponsel untuk bertransaksi di negara-negara tersebut tanpa perlu menukar valuta asing. Saat ini kami juga tengah mempercepat kerja sama dengan India dan Arab Saudi," tambahnya.

>>> Pola Tersembunyi di Seluruh Seri Assassin's Creed Bocorkan Rahasia AC Hexe

Kepala Perwakilan BI Jatim Ibrahim mengapresiasi seluruh stakeholder yang terlibat.

Menurutnya, JCFF yang dimulai sejak 2022 telah bertransformasi dari sekadar festival kopi menjadi ajang pengembangan ekosistem komoditas yang lebih luas.

"Berakhirnya festival ini bukan akhir dari perjuangan. Semangat untuk memperkuat ekonomi daerah dan membawa produk lokal ke panggung dunia harus terus berlanjut," tegasnya.

Pencapaian Rp92,45 miliar diperoleh dari transaksi business matching perdagangan dan pembiayaan dengan investor domestik, internasional, serta perbankan di Jawa Timur.

Selama tiga hari, JCFF 2026 memfasilitasi berbagai kegiatan strategis, mulai dari business matching pembiayaan, workshop, edukasi sensory mapping, hingga kompetisi inovasi produk dan home brewing untuk mengasah kemampuan pelaku UMKM.

>>> Reaksi Awal Trailer Avengers: Doomsday Terbelah soal Suara Doctor Doom Robert Downey Jr.

Ibrahim berharap JCFF 2026 dapat menumbuhkan ekosistem kopi, teh, kakao, dan rempah-rempah Indonesia ke arah yang lebih tangguh, meningkatkan kesejahteraan petani, dan menjadikan produk lokal Indonesia sebagai primadona di pasar internasional.