Samsung dikabarkan memperluas kemitraannya dengan NVIDIA ke sektor penyimpanan NAND flash. Perusahaan asal Korea Selatan itu telah mulai mengirimkan chip V-NAND generasi ke-10 ke raksasa AI tersebut.

Selama ini Samsung sudah menjadi pemasok penting bagi NVIDIA, menyediakan DRAM, memori bandwidth tinggi, dan layanan foundry. Kini kerja sama itu merambah ke NAND flash storage.

>>> Antrean BBM di Sumut Mengular, Bahlil dan Pertamina Beri Penjelasan

Samsung ingin menjadi pemasok utama NVIDIA untuk NAND flash storage. Perusahaan itu sudah memimpin pasar global NAND flash dengan pangsa 29% pada kuartal I-2026.

Kemitraan dengan NVIDIA diperkirakan akan semakin memperkuat dominasi Samsung di pasar global.

Samsung telah meningkatkan pasokan chip V-NAND generasi ke-9 ke NVIDIA, sementara produksi massal dan pengiriman chip generasi ke-10 juga sudah berjalan.

Samsung juga dilaporkan mempercepat pengembangan chip V-NAND generasi ke-11 dengan kelas 500 lapisan.

>>> Pilpres 2029: Partai Ogah Lawan Prabowo, Lebih Pilih Jadi Cawapres

Dorongan dari Teknologi CMX NVIDIA

Salah satu alasan perluasan pasokan ke NVIDIA adalah karena teknologi Context Memory Storage (CMX) generasi terbaru. CMX dijadwalkan rilis pada paruh kedua tahun ini.

CMX menawarkan kapasitas penyimpanan total 9.600 TB melalui 576 SSD.

Pengamat industri memperkirakan permintaan NAND terkait CMX akan melonjak dari 35 juta TB tahun ini menjadi lebih dari 100 juta TB tahun depan.

>>> Waskita Karya Rugi Rp1,92 Triliun, Utang Tembus Rp66,53 Triliun

Samsung berencana memanfaatkan teknologi produksi NAND terdepan untuk mencapai kapasitas output 250 juta TB tahun ini. Hal ini memungkinkan Samsung menjadi pemasok utama untuk CMX NVIDIA.