DPR Minta Kaji Matang Wacana SPP SMA/SMK di Jabar
Komisi X DPR RI mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengkaji secara matang wacana pemberlakuan kembali Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa SMA dan SMK negeri dari keluarga mampu.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengatakan kebijakan tersebut pada prinsipnya dapat dipahami sebagai upaya mendukung pembiayaan pendidikan.
>>> Polisi Pastikan Keaslian Emas 74 Kg dari Rumah Febrie di Sentul
Namun, pelaksanaannya harus didasarkan pada kajian yang komprehensif, transparan, dan berkeadilan.
"Wacana mengaktifkan kembali SPP bagi siswa SMA dan SMK dari keluarga mampu pada prinsipnya bisa dipahami.
Tetapi, kebijakan tersebut harus didasarkan pada kajian yang matang, transparan, dan berkeadilan," kata Lalu saat dihubungi, Jumat (17/7).
Ia menegaskan pemerintah daerah wajib memastikan tidak ada siswa dari keluarga kurang mampu yang terdampak.
Kriteria penerima dan mekanisme pelaksanaan harus ditetapkan secara jelas agar tidak menimbulkan kesenjangan atau polemik di masyarakat.
"Di sisi lain, peningkatan kualitas pendidikan memang membutuhkan dukungan anggaran yang memadai, tetapi pembiayaan tidak boleh semata-mata dibebankan kepada masyarakat tanpa disertai akuntabilitas penggunaan dana," katanya.
>>> Detik-detik Roket Starship SpaceX Batal Meluncur Sebelum Lepas Landas
Lalu juga menekankan jika wacana itu diterapkan, pemerintah daerah harus menjelaskan secara terbuka tujuan, besaran, serta pemanfaatan dana SPP.
"Sehingga masyarakat dapat melihat bahwa kontribusi tersebut benar-benar digunakan untuk meningkatkan mutu pembelajaran, sarana prasarana, dan layanan pendidikan secara menyeluruh," ujar dia.
Wacana pemberlakuan kembali SPP untuk SMA/SMK negeri mengemuka di Jawa Barat dalam rapat kerja Pansus Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan di DPRD Jabar, Kota Bandung, pekan ini.
Pemprov dan DPRD Jabar mulai menggodok wacana tersebut sebagai solusi menutup kekurangan biaya operasional sekolah.
Usulan yang muncul adalah skema pengaktifan kembali SPP hanya bagi siswa dari keluarga mampu atau kategori Desil 6 hingga Desil 10.
Siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin Desil 1 sampai Desil 5 tetap memperoleh pendidikan gratis.
>>> SPBU di Jakarta dan Bekasi Larang Suzuki Thunder Isi BBM
Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Purwanto, menegaskan wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan resmi.
Update Terbaru
Kisah Viral: Wanita Hampir Cerai karena Suami Beri Hadiah Makeup YSL ke Rekan Kerja
Jumat / 17-07-2026, 17:48 WIB
Fallout Veteran Brian Fargo Pastikan RPG Barunya Tak Punya Pendamping Menyebalkan
Jumat / 17-07-2026, 17:35 WIB
Trailer Baru Spider-Man: Brand New Day Hanya Bisa Ditonton di Bioskop
Jumat / 17-07-2026, 17:35 WIB
Thomas Tuchel Soroti DNA Sepak Bola Inggris Usai Gagal di Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 17:35 WIB
Messi Hanya Lepas Satu Tembakan, Dua Assist Hancurkan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 17:35 WIB
Pakar UGM Usul Potong Gaji Komisaris BUMN dan Tunjangan Pejabat untuk Bayar PPPK
Jumat / 17-07-2026, 17:35 WIB
Bolehkah Olahraga saat Perut Kosong? Ini Manfaat dan Risikonya
Jumat / 17-07-2026, 17:33 WIB
Polisi Pastikan Uang Miliaran dan Emas 74 Kg Eks Jampidsus Asli
Jumat / 17-07-2026, 17:33 WIB
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Dorong Konsumen Beralih ke Pertalite
Jumat / 17-07-2026, 17:33 WIB
Realme Hentikan Pengembangan Produk Baru di China, Fokus ke Pasar Global
Jumat / 17-07-2026, 17:28 WIB
Samsung Luncurkan SSD 990 dengan Kecepatan 7.250 MB/s, Harga Lebih Terjangkau
Jumat / 17-07-2026, 17:28 WIB
XLSmart Perluas Jaringan 5G Blanket Coverage di 8 Wilayah Jawa Timur
Jumat / 17-07-2026, 17:28 WIB
13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berkompetisi di Super League Musim Ini
Jumat / 17-07-2026, 17:23 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Manfaat Rp68,24 Triliun Sepanjang 2025
Jumat / 17-07-2026, 17:23 WIB







