Jabar Godok Wacana Aktifkan Lagi SPP SMA/SMK, Hanya untuk Keluarga Mampu
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD Jawa Barat tengah menggodok wacana pengaktifan kembali Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa SMA/SMK negeri.
Pembahasan ini muncul dalam rapat kerja Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Pendidikan pekan ini.
>>> Purbaya Ungkap Alasan Realisasi Anggaran Pendidikan Masih di Bawah 20 Persen
Wacana ini bertujuan menutup kekurangan biaya operasional sekolah. Jika terealisasi, siswa akan kembali membayar SPP setiap bulan.
Hanya untuk Keluarga Mampu
Usulan yang berkembang adalah SPP hanya dikenakan kepada siswa dari keluarga mampu, yakni kategori Desil 6 hingga Desil 10.
Siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin (Desil 1-5) tetap mendapatkan pendidikan gratis.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menegaskan wacana ini masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan resmi.
"Masih menjadi pembahasan ya.
Jadi, nanti kita lihat seperti apa," kata Purwanto usai rapat di Gedung DPRD Jawa Barat, Selasa (14/7).
Purwanto menjelaskan usulan reaktivasi SPP muncul karena banyak sekolah negeri membutuhkan tambahan sumber pendanaan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Kebutuhan Anggaran Sekolah
Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung, mengatakan pembahasan ini berangkat dari fakta bahwa anggaran yang diterima sekolah saat ini masih jauh dari kebutuhan ideal.
Menurut Yomanius, kebutuhan biaya layak untuk seorang siswa SMA diperkirakan mencapai Rp4,5 juta per tahun. Namun, pemerintah baru mampu memenuhi sekitar 40 persen dari kebutuhan tersebut.
Dia menambahkan reaktivasi SPP akan membuka ruang pendanaan baru untuk meningkatkan mutu pembelajaran, mulai dari kompetensi guru, sarana prasarana, hingga pengembangan bakat siswa.
"Kalau misalkan reaktivasi ini berjalan, maka sesungguhnya kita menolong generasi muda untuk mendapatkan pembelajaran lebih baik," kata Yomanius, Rabu (15/7).
Update Terbaru
Cara Mudah Mendapatkan 3 Bantuan Pemerintah Lewat Koperasi Merah Putih di Tahun 2026
Jumat / 17-07-2026, 08:28 WIB
Cara Ambil Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih 2026
Jumat / 17-07-2026, 08:28 WIB
Emelec Hadapi Orense di Machala di Tengah Krisis Gol dan Sanksi FIFA
Jumat / 17-07-2026, 08:15 WIB
WNBA Tunda Laga Liberty vs Wings Akibat Gangguan Penerbangan
Jumat / 17-07-2026, 08:14 WIB
Washington Mystics Hadapi Portland Fire di CareFirst Arena
Jumat / 17-07-2026, 08:14 WIB
Kabut Asap Kebakaran Hutan Chicago Diprediksi Hilang Jumat Sore
Jumat / 17-07-2026, 08:14 WIB
Boca Juniors Hadapi Sarmiento di Babak 16 Besar Copa Argentina
Jumat / 17-07-2026, 08:14 WIB
Penguntit Shia LaBeouf Klaim Aktor Itu Klon dan Korban Perdagangan Seks
Jumat / 17-07-2026, 08:14 WIB
CF Montreal Hadapi Toronto FC di Laga Klasik Kanada Usai Piala Dunia
Jumat / 17-07-2026, 08:13 WIB
Kreator 'Full House' Jeff Franklin Jual Rumah Mewah di Beverly Hills Rp 700 M
Jumat / 17-07-2026, 08:12 WIB
Pengacara Armando Rubio Minta Bantuan DHS untuk Jenguk Anak Sakit
Jumat / 17-07-2026, 08:12 WIB
Rapper Desiigner Ditangkap Lagi atas Tuduhan KDRT dan Perusakan Barang
Jumat / 17-07-2026, 08:08 WIB
AI Claude Prediksi Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai 50 Ribu Simulasi
Jumat / 17-07-2026, 08:07 WIB
Iker Casillas Sebut Strategi Bertahan Tuchel Jadi Biang Kekalahan Inggris
Jumat / 17-07-2026, 08:07 WIB







