Model kecerdasan buatan Claude memprediksi Timnas Spanyol bakal keluar sebagai juara Piala Dunia 2026.

Prediksi ini dihasilkan dari simulasi sebanyak 50 ribu turnamen menggunakan data pertandingan internasional yang dikumpulkan selama lebih dari satu abad.

>>> Iker Casillas Sebut Strategi Bertahan Tuchel Jadi Biang Kekalahan Inggris

Senior iOS engineer sekaligus tech enthusiast, Divyesh Vekariya, menjelaskan bahwa hasil simulasi menempatkan Spanyol sebagai tim dengan peluang terbesar mengangkat trofi.

Final yang paling sering muncul dalam simulasi mempertemukan Spanyol dengan Argentina.

"Jika seluruh 50 ribu simulasi turnamen digabungkan, final yang paling sering muncul, yakni sekitar satu dari setiap 11 simulasi, adalah Spanyol melawan Argentina.

Itu merupakan pasangan yang paling mungkin terjadi di panggung terbesar," tulis Vekariya dalam artikelnya di Medium.

Metode Simulasi AI Claude

Proyek ini dibangun menggunakan model AI Claude.

Vekariya meminta AI mengumpulkan lebih dari 49 ribu pertandingan internasional resmi sejak 1872, kemudian membangun sistem peringkat berbasis Elo dan menjalankan simulasi Monte Carlo hingga puluhan ribu kali.

Tugas AI bukan sekadar menebak hasil pertandingan, melainkan menyusun sistem peringkat yang dapat terus diperbarui mengikuti perkembangan turnamen.

"Saya meminta Claude membangun sistem yang dapat terus diperbarui berdasarkan data tersebut, yakni sistem peringkat nyata untuk seluruh 48 tim, yang dikalibrasi menggunakan riwayat pertandingan sesungguhnya, diuji dengan tiga edisi Piala Dunia terakhir, lalu dijalankan melalui simulasi Monte Carlo hingga fase grup dan seluruh babak gugur 32 tim," tulisnya.

>>> Rapat DPRD Riau Memanas: Suara Tinggi, Gebrak Meja, hingga Tantang Duel

Setelah model selesai dibangun, Claude menjalankan simulasi sebanyak 50 ribu kali.