Dari seluruh simulasi tersebut, Spanyol menjadi tim yang paling sering keluar sebagai juara, mengungguli Argentina, Prancis, Inggris, Portugal, hingga Jerman.

Vekariya menyebut performa Spanyol yang konsisten sepanjang turnamen menjadi salah satu faktor utama dalam hasil simulasi.

Sementara Argentina dinilai tetap menjadi pesaing terkuat berkat konsistensi mereka di fase gugur.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa prediksi AI tidak bisa dijadikan jaminan hasil pertandingan sebenarnya. Sejarah Piala Dunia menunjukkan tim yang paling diunggulkan justru sering gagal menjadi juara.

"Sejarah menunjukkan bahwa tim yang paling dijagokan sebelum Piala Dunia justru lebih jarang menjadi juara daripada yang banyak orang bayangkan.

Bahkan, tidak satu pun dari tiga tim favorit pada turnamen sebelumnya yang benar-benar berhasil mengangkat trofi," tulis Vekariya.

>>> Dirut Agrinas Minta Maaf soal Gaji Kopdes Merah Putih, Akui Salah Hitung Pakai Excel

Meski memberikan catatan tersebut, model Claude tetap menempatkan Spanyol sebagai favorit utama untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026 saat menghadapi Argentina di partai final.