Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui realisasi anggaran pendidikan pada 2025 masih di bawah 20 persen dari total belanja negara.

Padahal, pemerintah telah merancang alokasi anggaran pendidikan di atas ambang batas minimal 20 persen sejak tahap penyusunan APBN.

>>> Spesifikasi Kheibar Shekan, Rudal Iran yang Dipakai Bombardir Pangkalan AS

Purbaya menjelaskan, dalam pelaksanaannya muncul kebutuhan belanja negara yang meningkat sehingga total belanja negara membengkak.

Akibatnya, proporsi anggaran pendidikan terhadap keseluruhan belanja ikut menurun.

"Sebenarnya gini, di desain-nya 20 persen lebih, tapi ketika ada Aceh (penanganan bencana Sumatera) dan lain-lain kan ngegelembung.

Jadi kan persentasenya turun," kata Purbaya di Alun-alun Selatan Kota Yogyakarta, Kamis (16/7).

Ia menegaskan pemerintah akan mengupayakan agar porsi anggaran pendidikan pada tahun-tahun mendatang tetap berada di level minimal 20 persen sejak tahap penganggaran.

Tantangan muncul ketika terjadi lonjakan belanja negara yang tidak direncanakan, sehingga penyesuaian anggaran pendidikan harus dilakukan secara proporsional.

>>> Bisakah Messi Menang Ballon d'Or 2026? Ini Peluangnya

Purbaya mencontohkan, apabila pemerintah harus menambah belanja Rp100 triliun untuk kebutuhan mendesak, maka anggaran pendidikan juga harus naik 20 persen agar tetap memenuhi ketentuan.

"Kalau saya harus tambah 100 triliun di tempat lain, tempatnya tetap harus naik 20 persen kan," ungkap Purbaya.

Namun, mekanisme itu tidak selalu mudah karena tambahan belanja mendadak, seperti untuk bencana, juga mengharuskan penyesuaian anggaran pendidikan.

Di sisi lain, kementerian atau lembaga pengelola anggaran pendidikan belum tentu siap menyerap tambahan alokasi dalam waktu singkat.

"Jadi yang 100 misalnya yang bencana itu tiba-tiba menaikkan belanja pendidikan karena kewajiban tadi yang proporsional terhadap APBN.

>>> 5 Shio Paling Pintar Cari Uang: Tikus, Naga, Kerbau, Ular, Babi

Itu yang agak sulit diantisipasi. Dan kalau di-adjust ke pendidikan juga kadang-kadang nggak siap juga," tandas Purbaya.