JPPI: Sekolah Negeri Tak Bisa Lagi Sekadar Menunggu Murid
Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menilai fenomena sekolah negeri yang sepi peminat harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk segera berbenah.
Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji mengatakan sekolah negeri tidak bisa lagi hanya mengandalkan status sebagai sekolah pemerintah dan menunggu murid datang mendaftar.
>>> KOHLER Tampilkan 153 Tahun Inovasi Desain di IndoBuildTech 2026
"Fenomena ini menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah dan pihak sekolah negeri untuk segera berbenah. Sekolah negeri tidak bisa lagi sekadar menunggu murid.
Tetapi harus meningkatkan kualitas pelayanan, merapikan peta sebaran sekolah, dan menawarkan program yang relevan dengan kebutuhan anak zaman sekarang agar tidak semakin ditinggalkan," kata Ubaid saat dihubungi, Kamis (16/7).
Ubaid mengatakan banyak sekolah negeri yang masih terjebak dalam pola pikir, yakni "kami sekolah pemerintah, pasti nanti ada murid yang datang".
Akibatnya, sekolah negeri kurang aktif melakukan promosi atau berinovasi dalam program kegiatan siswa. Sementara itu, sekolah swasta agresif melakukan pemasaran sejak awal tahun ajaran.
Di jenjang SD, Ubaid menyinggung fenomena menjamurnya sekolah swasta seperti Madrasah Ibtidaiyah swasta atau SD Islam/Kristen pinggiran yang menawarkan harga sangat bersaing.
Ubaid mengatakan sekolah-sekolah itu menawarkan biaya yang relatif terjangkau dan tidak terpaut jauh dari pengeluaran "tersembunyi" di sekolah negeri seperti uang seragam, buku, atau kegiatan ekstra.
"Orang tua mendapatkan kualitas yang jauh lebih tinggi, jam belajar lebih panjang, fasilitas keagamaan/karakter lebih intensif, dan lingkungan yang terpantau.
>>> IHSG Ditutup Menguat ke 6.108, 372 Saham Hijau pada Kamis Sore
Di titik ini, SD Negeri yang kaku dan gratis seadanya, otomatis kehilangan daya tawar," ujarnya.
Update Terbaru
5 Game Penghasil Uang Terbukti Membayar 2026, Saldo Dana Bisa Cair
Kamis / 16-07-2026, 18:56 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,1% ke Level 6.108, Ada 385 Saham yang Naik
Kamis / 16-07-2026, 18:56 WIB
Sempat Memanas di Semifinal Piala Dunia 2026! Ini Penjelasan Lengkap Jude Bellingham Soal Adu Mulut dengan Lionel Messi
Kamis / 16-07-2026, 18:55 WIB
5 Inovasi Saraf Bionik 2026 yang Bantu Otak Proses Suara Nyata
Kamis / 16-07-2026, 18:52 WIB
Belasan Teman Seangkatan Jokowi di UGM Siap Jadi Saksi di Sidang Dokter Tifa
Kamis / 16-07-2026, 18:52 WIB
DBS Rekomendasikan Tambah Porsi Emas dan Saham Asia, Ini Alasannya
Kamis / 16-07-2026, 18:51 WIB
Profil Rhmt Dimas Tersangka Pembunuhan Ojol di Tangerang: Umur, Agama dan IG
Kamis / 16-07-2026, 18:51 WIB
Siapa Rhmt Dimas? Pembunuh Ojol di Tangerang yang Tertangkap di Jakarta Utara
Kamis / 16-07-2026, 18:50 WIB
Bahlil Pastikan Masyarakat Tanimbar Jadi Prioritas Utama Tenaga Kerja Proyek LNG Masela
Kamis / 16-07-2026, 18:50 WIB
Nubia Pamer Ponsel AI Agent Pertama di Dunia Jelang Peluncuran
Kamis / 16-07-2026, 18:49 WIB
MG ADAPT: Platform Multi-NEV Pertama India untuk EV dan Hybrid
Kamis / 16-07-2026, 18:49 WIB
Jude Bellingham Menangis Usai Kalah dari Argentina, Reaksi Pacar Jadi Sorotan
Kamis / 16-07-2026, 18:49 WIB
Weekend Kini Tak Lagi Identik dengan Nongkrong, Ini Pilihan Aktivitas Gen Z
Kamis / 16-07-2026, 18:49 WIB







