Fenomena sekolah dasar (SD) negeri yang tidak mendapatkan murid baru pada awal tahun ajaran 2026/2027 terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Bukan hanya minim pendaftar, beberapa sekolah bahkan sama sekali tidak memiliki siswa baru.

>>> 6 Rekor Fantastis Messi Usai Argentina Kalahkan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, empat SD negeri tidak menerima satu pun murid baru.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar, Hendro Prayitno, menyebutkan sekolah-sekolah tersebut adalah SDN 3 Blumbang, SDN 3 Jatiwarno, SDN 4 Seloromo, dan SDN 3 Tunggulrejo.

Penyebab utamanya adalah letak geografis yang sulit dijangkau dan minimnya anak usia sekolah di sekitar lokasi. Beberapa sekolah bahkan sudah dua tahun berturut-turut tanpa siswa baru.

Kondisi di DIY dan Jawa Timur

Di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga mencatat ada 12 SD yang hanya memperoleh sedikit atau bahkan tidak ada peserta didik baru.

Kepala Disdikpora Bantul, Nugroho Eko Setyanto, mengatakan faktor penyebab masih perlu dikaji lebih lanjut.

Sementara di Jawa Timur, empat SD negeri di Ponorogo kosong tanpa pendaftar.

>>> 5 Bedak Lokal Murah untuk Kulit Berminyak di Indonesia

Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, Riyanto, menyebutkan selain penurunan angka kelahiran, masyarakat kini lebih memilih sekolah swasta berbasis keagamaan.

Di Tulungagung, tiga SD negeri juga tidak mendapatkan murid baru, yaitu SDN 4 Besuki, SDN 5 Bungur, dan satu SD swasta.

Faktor geografis menjadi kendala utama, seperti di SDN 4 Besuki yang terpencil dan hanya melayani satu dusun.

Bali Juga Alami Hal Serupa

Di Bali, SDN 6 Bhuana Giri di Karangasem tidak mendapat siswa baru untuk tahun keempat berturut-turut.

Kepala sekolah, I Made Suartika, mengatakan jumlah penduduk sekitar sangat terbatas dan banyak keluarga muda merantau ke Denpasar.

Meski demikian, ada juga sekolah yang tahun lalu minim pendaftar kini kebanjiran siswa.

>>> 3 Zodiak Paling Dibenci karena Sifat Nyebelin, Ada Leo dan Gemini

SDN 2 Kedungwaru di Tulungagung misalnya, tahun ini menerima 11 murid baru setelah sebelumnya sepi peminat.