Ronald van der Kemp Ubah Limbah Jadi Couture di Jalanan Paris
Ronald van der Kemp kembali membuktikan bahwa couture tidak harus lahir dari material baru.
Dalam koleksi Wardrobe 24 yang dipresentasikan di Paris Couture Week, desainer Belanda ini mengangkat tema 'Vive l'Art'.
>>> Jepang Minta Bantuan AS dan Sekutu Bentuk Badan Intelijen Terpusat
Pertunjukan digelar di sebuah toko kosong dan berlanjut ke tepi jalan. Warga lokal yang tinggal di sekitar lokasi sesekali menginterupsi jalannya acara.
Show ini terasa jauh dari kesan couture yang biasanya memenuhi ballroom atau karpet merah. Van der Kemp justru merayakan apa yang ia sebut sebagai 'happy accidents'.
Sejak mendirikan label RVDK pada 2014, Van der Kemp telah menempuh jalur berbeda. Sebelumnya, ia bekerja untuk Bill Blass, Celine, Guy Laroche, Escada, dan Barbara Bui.
Pengalaman itu memberinya pemahaman mendalam tentang teknik couture klasik dan kesadaran akan besarnya limbah industri fesyen. Kesadaran inilah yang menjadi fondasi RVDK.
Koleksi kali ini dibangun sepenuhnya dari deadstock, surplus kain mewah, sisa kulit, aksesori pasar loak, dan material hasil inovasi teknologi.
Pendekatan ini tidak pernah terasa seperti kompromi.
Look pembuka adalah mantel panjang merah menyala dengan panel-panel tekstil bermotif, bordir, dan kilau berbeda yang disusun seperti kolase.
Siluetnya tetap couture dengan bahu dramatis dan pinggang tegas.
Topi merah bertepi panjang menghadirkan nuansa teatrikal yang mengingatkan pada glamor era couture klasik. Permainan warna membuat keseluruhan tampilan terasa seperti lukisan abstrak yang hidup.
Eksplorasi kemudian bergeser ke sisi yang lebih santai. Blus sutera longgar dipadukan dengan celana rajut bertekstur kasar dan tas emas yang tampak sengaja belum 'disempurnakan'.
>>> Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Messi dan Enzo Tunjukkan Reaksi Berbeda
Update Terbaru
Belanda Pimpin Inovasi Angkatan Laut dengan Uji Coba Armada Otonom
Kamis / 16-07-2026, 12:01 WIB
Serangan ke Jantung Rusia: Zelenskyy Rebut Inisiatif dan Perbaiki Hubungan dengan Trump
Kamis / 16-07-2026, 12:01 WIB
PINTU dan HIMAPEN Tingkatkan Literasi Investasi Kripto, Saham, dan Komoditas bagi Mahasiswa
Kamis / 16-07-2026, 12:00 WIB
Kementerian UMKM Gelar Nobar Piala Dunia Bersama Driver Ojol
Kamis / 16-07-2026, 12:00 WIB
50 Yel-Yel MPLS Singkat, Kreatif, dan Lucu untuk Siswa 2026
Kamis / 16-07-2026, 12:00 WIB
Fitur Cek Kos Sekitar: Pantau Tren Pasar dan Performa Iklan Kos
Kamis / 16-07-2026, 12:00 WIB
Kisah Slamet Santoso, TKI Asal Banyuwangi yang Direkrut Klub Polandia
Kamis / 16-07-2026, 11:58 WIB
Kaya Nutrisi, Ini Minuman yang Bisa Bantu Kontrol Kolesterol
Kamis / 16-07-2026, 11:58 WIB
Film Lastri: Arwah Kembang Desa (2026), Apakah Bakal Lanjut Season 2?
Kamis / 16-07-2026, 11:55 WIB
Suporter Inggris Justru Puji Lionel Messi Usai Timnya Disingkirkan Argentina
Kamis / 16-07-2026, 11:49 WIB
Nicho Silalahi Kritik IPW: Seharusnya Desak Copot Kapolri, Bukan Jaksa Agung
Kamis / 16-07-2026, 11:49 WIB
Sherly Tjoanda: Masih Ada 43 Desa di Maluku Utara Belum Berlistrik
Kamis / 16-07-2026, 11:46 WIB
Meutya Hafid Sambut Baik Aturan Pembatasan Gadget di Sekolah
Kamis / 16-07-2026, 11:46 WIB
Vokalis Beartooth Caleb Shomo Umumkan Dirinya Gay, Istri Ajukan Cerai
Kamis / 16-07-2026, 11:46 WIB







