Belanda Pimpin Inovasi Angkatan Laut dengan Uji Coba Armada Otonom
Angkatan Laut Kerajaan Belanda tengah aktif menguji sistem otonom di lepas pantai Den Helder. Uji coba ini bertujuan mengubah struktur operasional mereka dalam satu dekade ke depan.
Misi pengujian selama lima pekan ini mendorong batas kemampuan teknologi maritim dan udara tanpa awak. Inisiatif ini dipimpin oleh Kapten Sjoerd Feenstra, kepala pusat keahlian sistem tak berawak.
>>> Serangan ke Jantung Rusia: Zelenskyy Rebut Inisiatif dan Perbaiki Hubungan dengan Trump
"Selama satu setengah tahun terakhir kami bekerja mengubah organisasi," ujar Feenstra.
"Dalam sekitar 10 tahun, akan ada platform berawak yang dikelilingi oleh sistem tak berawak yang beroperasi seotonom mungkin."
Kendaraan udara, permukaan, dan bawah air tanpa awak semakin terintegrasi ke angkatan bersenjata global. Perkembangan ini sangat dipengaruhi oleh konflik internasional terkini.
Militer Belanda berkomitmen menggunakan sistem tak berawak untuk lebih dari setengah operasinya dalam lima tahun. Sementara itu, Inggris merencanakan pengeluaran £5 miliar untuk teknologi serupa.
Pengujian menggunakan kapal GeoSea sebagai basis utama untuk menerbangkan drone Noa, kapal Defender, dan pemeta ranjau bawah laut Lobster Robotics.
Pendekatan "sistem dari sistem" ini memungkinkan peneliti mengganti model teknologi yang berbeda dengan mulus seiring kemajuan.
Feenstra menekankan bahwa keselamatan menjadi pendorong utama transisi teknologi ini.
"Tujuannya adalah melakukan sebanyak mungkin hal dengan sistem tak berawak untuk menjaga orang keluar dari zona bahaya," katanya.
"Pekerjaan menjadi jauh lebih sulit, terutama dengan jumlah informasi, kecepatan, dan kapasitas yang diminta. Dan beberapa pekerjaan sangat membosankan."
Meskipun tingkat otomatisasi tinggi, pengawasan manusia tetap menjadi komponen fundamental dalam protokol operasional.
Ferdinand Peters, pimpinan integrasi perangkat lunak, menunjukkan bahwa sistem kecerdasan buatan masih bisa berhalusinasi atau menghasilkan hasil palsu.
Update Terbaru
Innova Zenix Hybrid Resmi Jadi Armada Baru Bluebird, Lebih Irit dan Nyaman
Kamis / 16-07-2026, 13:41 WIB
Spotify Rilis Chatbot AI, Bisa Ngobrol dan Minta Rekomendasi Lagu
Kamis / 16-07-2026, 13:41 WIB
Mayapada Hospital Kuningan Luncurkan International Care Concierge untuk Komunitas Global
Kamis / 16-07-2026, 13:28 WIB
Cerita dari SDN Hanya Satu Murid Baru di Kampung KB Ciamis
Kamis / 16-07-2026, 13:26 WIB
10 Kota Terbaik untuk Liburan Luar Negeri Pertama, Bukan Paris atau London
Kamis / 16-07-2026, 13:26 WIB
Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN Blok Masela Hari Ini
Kamis / 16-07-2026, 13:26 WIB
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Target Bawa Timnas ke Piala Dunia 2030
Kamis / 16-07-2026, 13:22 WIB
Perang Iran Belum Selesai, Trump Sudah Siapkan Rencana Invasi ke Kuba
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
WN Singapura Cekik Pacar di Bali Hingga Tewas, Pelaku Ditangkap
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
Iran Lancarkan Serangan Siber ke HP Tentara AS di Timur Tengah
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
Terungkap Isi Cekcok Bellingham dan Messi Saat Inggris vs Argentina
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
Cristian Romero Viral Usai Rayakan Gol dan Kemenangan di Depan Pemain Inggris
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
FIFA Rencanakan Halftime Show di Final Piala Dunia 2026, Kontroversi Muncul
Kamis / 16-07-2026, 13:16 WIB







