Rob Dieperink, wasit profesional sepak bola Belanda, meninggal dunia secara mendadak pada usia 38 tahun.

Kabar duka ini diumumkan oleh Royal Dutch Football Association (KNVB) pada Senin, 13 Juli 2026.

>>> Tom Segura dan Christina Pazsitzky Berpisah Setelah 18 Tahun Menikah

Dieperink baru saja memimpin pertandingan persahabatan antara Go Ahead Eagles dan Apollon FC pada Sabtu, dua hari sebelum meninggal.

Ia memulai karier wasit profesional pada musim 2011/12 dan telah memimpin 284 pertandingan profesional. Debutnya di Eredivisie, kasta tertinggi Liga Belanda, terjadi pada akhir 2017.

Dieperink juga dikenal sebagai Video Assistant Referee (VAR) di turnamen besar, termasuk Euro 2024, Olimpiade 2024, dan final Liga Europa 2024.

Duka Mendalam dari KNVB dan FIFA

KNVB menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Dieperink.

"Dengan kepergian Rob, dunia sepak bola kehilangan wasit yang sangat dihormati dengan pengalaman internasional, tetapi yang terpenting, kami kehilangan rekan kerja yang luar biasa," ujar pernyataan resmi KNVB.

FIFA juga mengeluarkan pernyataan resmi. "Dengan sangat sedih FIFA mengetahui meninggalnya wasit Belanda Rob Dieperink.

Atas nama seluruh komunitas sepak bola, kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga, teman, dan Asosiasi Sepak Bola Belanda.

Semoga ia beristirahat dengan damai," tulis FIFA.

>>> DPR AS Akan Voting RUU Waktu Musim Panas Permanen

KNVB menyatakan dukungan kepada semua yang terdampak. "Pikiran kami tertuju pada keluarga, teman, dan semua orang yang dekat dengannya.

Kami berharap mereka diberi kekuatan dan penghiburan menghadapi kehilangan besar ini," tambah pernyataan tersebut.

Kontroversi Sebelum Meninggal

Sebelum meninggal, Dieperink menghadapi masalah profesional pada Mei lalu.

FIFA mengeluarkannya dari daftar ofisial Piala Dunia setelah penyelidikan Kepolisian Metropolitan London terkait dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Kasus tersebut kemudian ditutup tanpa dakwaan karena ambang bukti tidak terpenuhi. Dieperink mengaku bekerja sama penuh dengan penyelidik dan memberikan keterbukaan kepada FIFA, UEFA, dan KNVB.

"Tuduhan itu terbantahkan dan kasus ditutup dalam dua minggu setelah penyelidikan yang memadai dan menyeluruh oleh polisi," kata Dieperink kepada De Telegraaf pada Mei lalu.

Ia mengaku kecewa tidak dipilih untuk Piala Dunia meski telah dibersihkan. "Saya bersyukur atas dukungan KNVB.

>>> MLB Ubah Format Home Run Derby dengan Batasan Ayunan di Philadelphia

Sayang FIFA memutuskan untuk tidak menunjuk saya untuk Piala Dunia, saya tentu kecewa," ujarnya.