Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan sinyal bahwa federasi sepak bola dunia akan membahas wacana penambahan jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 negara.

Wacana ini muncul di tengah berlangsungnya Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat yang untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 tim nasional.

>>> Saham SpaceX Anjlok ke Titik Terendah Sepanjang Masa, Pesaing Tunjukkan Kemajuan

Infantino menegaskan bahwa pembahasan mengenai kemungkinan perluasan format turnamen akan menjadi salah satu agenda FIFA setelah Piala Dunia 2026 berakhir.

"Ini adalah semua masalah yang akan kami periksa setelah Piala Dunia," ujar Gianni Infantino dalam wawancara dengan stasiun televisi Swiss, Blue Sport.

Mimpi bagi Negara-Negara Kecil

Infantino menekankan pentingnya membuka peluang bagi lebih banyak negara untuk tampil di panggung sepak bola terbesar dunia, bukan hanya didominasi negara-negara tradisional dari Eropa dan Amerika Selatan.

"Setiap bangsa harus diizinkan untuk bermimpi berpartisipasi dalam Piala Dunia," tegas Gianni Infantino.

Ia menilai kualitas sepak bola di berbagai benua terus meningkat.

>>> Bersyukur Dipecat Roy Suryo, Ahmad Khozinudin Klaim Lebih Leluasa Bongkar Kasus Ijazah Jokowi

Memberikan kesempatan tampil di Piala Dunia dapat menjadi dorongan bagi negara-negara berkembang untuk meningkatkan kualitas sepak bola mereka.

Format 48 Tim Dinilai Sukses

Infantino menyebut Piala Dunia 2026 sebagai turnamen yang kompetitif. Ia menyoroti fakta bahwa wakil dari setiap konfederasi mampu mencetak gol dan meraih poin selama turnamen.

Salah satu sorotan datang dari Afrika. Menurut Infantino, sembilan dari sepuluh wakil Afrika berhasil lolos ke fase gugur.

"Itu menunjukkan betapa pentingnya menyertakan semua tim, untuk memberi mereka kesempatan berpartisipasi," tambahnya.

>>> Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah, Tegaskan Masih di Indonesia

Sebelum edisi 2026, Piala Dunia terakhir kali menambah jumlah peserta pada 1998, dari 24 menjadi 32 tim. Kini jumlah peserta bertambah menjadi 48 negara.