DPR AS Akan Voting RUU Waktu Musim Panas Permanen

DPR Amerika Serikat dijadwalkan melakukan voting minggu ini atas Sunshine Protection Act, sebuah RUU federal yang didukung Presiden Donald Trump untuk memberlakukan waktu musim panas secara permanen di seluruh negeri.
RUU ini bertujuan menghentikan perubahan jam dua kali setahun yang memengaruhi sebagian besar warga AS.
>>> MLB Ubah Format Home Run Derby dengan Batasan Ayunan di Philadelphia
Namun, versi terbaru undang-undang tersebut mencakup ketentuan yang memungkinkan masing-masing negara bagian untuk memilih keluar dari sistem ini.
Pada bulan Mei, Komite Energi dan Perdagangan DPR menyetujui RUU ini dengan suara bipartisan 48-1, menyusul persetujuan Senat sebelumnya pada Maret 2022 yang akhirnya mandek di DPR.
Meskipun jajak pendapat publik menunjukkan ketidaksukaan luas terhadap perubahan jam dua kali setahun, isu ini tetap terpolarisasi karena dampaknya yang kontras pada jam siang pagi dan sore.
Berdasarkan data American Academy of Sleep Medicine, di bawah waktu musim panas permanen, matahari terbit musim dingin akan terjadi setelah pukul 09.00 di Detroit dan setelah pukul 09.30 di sebagian Montana, North Dakota, dan Michigan.
>>> Bison Serang Pria Washington di Taman Nasional Yellowstone
Para profesional medis dan ahli tidur mengkritik keras usulan perubahan ini, dan justru menganjurkan kembali ke waktu standar permanen untuk melindungi kesehatan sirkadian.
Dr. James Rowley, profesor kedokteran di Rush University dan mantan presiden American Academy of Sleep Medicine, mengatakan kehilangan satu jam tidur saat transisi musim semi menyebabkan gangguan psikologis langsung.
"Kehilangan jam tidur itu bagi sebagian orang membuat mereka lebih cemas, lebih depresi, lebih mudah tersinggung. Jadi ini bisa sangat bermasalah," ujar Dr. Rowley kepada NBC Chicago.
Ia menjelaskan bahwa cahaya sore yang lebih panjang menunda sinyal tidur alami, sementara cahaya pagi sangat penting untuk mengatur siklus tidur manusia.
>>> Sam Neill: Lebih Suka Hidup di Peternakan daripada Hollywood
Waktu musim panas permanen akan mengurangi cahaya pagi selama musim dingin.
Update Terbaru
Alesso Diam-Diam Menikahi Erin Michelle Cummins Bulan Lalu
Selasa / 14-07-2026, 06:18 WIB
Killian Gonzales, Bocah 6 Tahun Tewas Tertimpa Kayu Apung di Pantai Washington
Selasa / 14-07-2026, 06:18 WIB
Ted Cruz Hampir Menangis Bicarakan Kematian Lindsey Graham
Selasa / 14-07-2026, 06:18 WIB
Aktris 'The Ring' Daveigh Chase Tinggalkan Harta Ratusan Juta
Selasa / 14-07-2026, 06:14 WIB
Polemik Rasial Menjelang Prancis vs Spanyol: Partai Sosialis hingga Komunis Angkat Bicara
Selasa / 14-07-2026, 06:14 WIB
Bek Timnas Inggris: Messi Sudah di Ujung Karier, Hadapi Dia Kesempatan Sekali Seumur Hidup
Selasa / 14-07-2026, 06:13 WIB
Pelaku Teror Bom ke SD Jaksel Pernah Kirim Pesan Serupa ke Ketua RT
Selasa / 14-07-2026, 06:07 WIB
Film Fiksi Ilmiah 'The Fin' Angkat Diskriminasi di Korea Bersatu
Selasa / 14-07-2026, 06:07 WIB
Deschamps Coba Bikin Spanyol Gerah Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa / 14-07-2026, 06:07 WIB
Jerman Belikan 50 Ribu Drone Serang untuk Ukraina
Selasa / 14-07-2026, 06:07 WIB
Misbakhun: Disiplin Fiskal Kunci Pertahankan Kepercayaan S&P
Selasa / 14-07-2026, 06:07 WIB
Semifinal Piala Dunia 2026: Empat Negara Bertabur Gelar
Selasa / 14-07-2026, 06:07 WIB
Iran Gempur Sejumlah Negara Arab, Saudi Jadi Pengecualian
Selasa / 14-07-2026, 06:03 WIB
Film Free Willy Dapat Reboot, Digarap Rumah Produksi Russo Brothers
Selasa / 14-07-2026, 06:03 WIB







