Federasi Sepak Bola Iran secara resmi memperpanjang kontrak Amir Ghalenoei sebagai pelatih kepala tim nasional hingga Piala Asia 2027.

Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas kepemimpinan tim dalam upaya mengakhiri penantian gelar juara selama lima dekade.

>>> FIFA Buka Peluang Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara, Gianni Infantino Ungkap Alasannya

Meski Iran gagal melaju ke fase gugur Piala Dunia 2026 setelah hanya meraih tiga hasil imbang di babak penyisihan grup, federasi tetap percaya pada Ghalenoei.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyatakan bahwa pihaknya telah menyetujui program kerja yang diajukan Ghalenoei untuk Piala Asia 2027 di Arab Saudi.

"Tuan Ghalenoei akan tetap menjadi pelatih kepala tim nasional, dan kami sudah menerima rencana kerjanya untuk Piala Asia AFC nanti," ujar Mehdi Taj, dikutip dari Tehran Times melalui Reuters.

Target Akhiri Puasa Gelar Piala Asia

Amir Ghalenoei kini menjalani periode keduanya sebagai pelatih Timnas Iran.

Pada periode sebelumnya, ia membawa Iran mencapai perempat final Piala Asia 2007, sebelum kembali mengantar tim hingga semifinal pada edisi 2023.

Pelatih berusia 62 tahun itu mendapat target besar untuk mengakhiri penantian panjang Iran menjadi juara Asia.

Team Melli terakhir kali menjuarai Piala Asia pada edisi 1976, sehingga Iran telah menunggu lebih dari lima dekade untuk kembali mengangkat trofi.

>>> Saham SpaceX Anjlok ke Titik Terendah Sepanjang Masa, Pesaing Tunjukkan Kemajuan

Sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia 2027, Iran akan menggelar pemusatan latihan pada agenda FIFA Matchday berikutnya.

Federasi juga menyiapkan program pengembangan teknis yang akan diterapkan di seluruh jenjang tim nasional.