Desa Salakaria di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dikenal sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB).

Di tahun ajaran 2026/2027 ini, SDN 2 Salakaria hanya menerima satu murid baru.

>>> 10 Kota Terbaik untuk Liburan Luar Negeri Pertama, Bukan Paris atau London

Akibat hanya satu murid baru di kelas 1, upacara dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak digelar di halaman sekolah.

SD tersebut berlokasi di Dusun Sukarasa, sekitar 14 kilometer dari kantor pusat Pemkab Ciamis.

Guru Tetap Semangat Meski Murid Minim

Guru kelas 1, Maya Nurhidayah, mengatakan pihak sekolah sudah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut murid baru. Namun, pendaftar tetap minim.

"Awalnya yang mendaftar ada dua anak, tetapi satu lagi pindah ke Bogor. Saya tetap semangat menyambut murid baru meski hanya satu orang," ungkapnya, Rabu (15/7).

Maya adalah guru honorer yang tahun ini menjadi Wali Kelas 1. Sebelumnya ia menjadi Wali Kelas 2.

Total Siswa Hanya 32 Orang

Kepala SD Negeri 2 Salakaria, Deni Purnama, menyebut total siswa di sekolahnya saat ini hanya 32 orang.

Rinciannya: kelas 1 satu siswa, kelas 2 tujuh siswa, kelas 3 sembilan siswa, kelas 4 lima siswa, kelas 5 lima siswa, dan kelas 6 enam siswa.

Deni menjelaskan, minimnya jumlah peserta didik dipengaruhi kondisi lingkungan sekitar yang memiliki jumlah anak usia sekolah relatif sedikit.

"Wilayah kami dikenal sebagai kampung KB sehingga jumlah anak usia sekolah tidak banyak. Biasanya setiap tahun kami menerima sekitar lima siswa, tetapi tahun ini hanya satu.

Mudah-mudahan tahun depan jumlahnya kembali meningkat," jelasnya.

Meski demikian, para guru tetap mengajar secara maksimal dengan dukungan fasilitas belajar yang memadai, termasuk penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran.