Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memecat Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov pada Kamis, 16 Juli 2026.

Langkah ini memicu kemarahan publik dan ketegangan politik di tengah kunjungan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer yang akan segera lengser.

>>> Lebih dari 3.000 Anak Ikuti Soyalympic 2026

Pemecatan Fedorov merupakan bagian dari perombakan besar-besaran kabinet yang juga mencakup kepergian Perdana Menteri Yulia Svyrydenko.

Menurut laporan The Guardian, Zelenskyy tetap melanjutkan perubahan struktural meskipun mendapat tentangan keras dari sekutu internasional dan kelompok masyarakat sipil dalam negeri yang melobi agar menteri pertahanan populer itu tetap menjabat.

Waktu perombakan kabinet bertepatan dengan kedatangan Starmer di Kyiv. Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengakhiri tur warisan jabatan perdana menterinya dengan menyoroti dukungan militer dan diplomatik Inggris.

Meskipun perubahan kepemimpinan yang mendadak menciptakan latar diplomatik yang canggung bagi pemimpin Inggris, Zelenskyy bertujuan memanfaatkan pertemuan tingkat tinggi itu untuk memproyeksikan citra kerja sama internasional yang tidak terputus.

>>> Kode Redeem Free Fire MAX Terbaru 16 Juli 2026, Klaim Hadiah Gratis!

Dorongan diplomatik ini menyusul kunjungan Zelenskyy bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan sejumlah pemimpin Eropa tenggara pada Rabu.

Rangkaian kunjungan yang cepat ini menyoroti upaya Kyiv untuk mengamankan kemitraan Barat yang kuat di tengah transisi politik dalam negeri.

Dalam urusan Eropa yang lebih luas, Presiden Prancis Emmanuel Macron dijadwalkan mengunjungi hutan Fontainebleau setelah kebakaran hutan parah selama beberapa hari.

>>> Itoshi Sae: Karakter Berbakat dari Manga Blue Lock

Macron kemudian akan mengadakan pertemuan terjadwal dengan Friedrich Merz dari Jerman untuk membahas keamanan dan kerja sama regional.