Pebalap golf Amerika Serikat, Bryson DeChambeau, mendapat kritik tajam dari analis golf terkemuka menjelang The Open Championship 2026 di Royal Birkdale.

DeChambeck gagal lolos cut di tiga turnamen mayor pada 2026, yaitu Masters, Kejuaraan PGA, dan AS Terbuka.

>>> 5 Fitur WhatsApp yang Bikin Boros Memori HP dan Cara Mengatasinya

Nick Faldo, peraih enam gelar mayor, menyampaikan kritik pedas di Sky Sports Golf Podcast.

"Itu pasti pukulan kasar, bukan? Kita harus menamainya," kata Faldo.

Faldo menambahkan bahwa DeChambeau tidak memiliki pemahaman strategi di lapangan links.

"Saya akan katakan di depannya — dia tidak punya petunjuk tentang strategi," ujar Faldo.

Pemenang tiga kali The Open itu menekankan bahwa lapangan links membutuhkan presisi, bukan kekuatan agresif.

"Kau mengarahkannya, bukan? Kau mengarahkannya ke fairway, itu sangat penting.

Kau melihat gundukan dan berpikir, jika kau kirimkan dan mengarahkannya, bola akan kembali ke area bermain.

Kau tidak berpikir, 'Oh, aku akan bom saja ke sana, tidak bisa lihat kemana perginya, lebarnya 20 yard.'

Oh, ya, semoga beruntung," kata Faldo.

Analis Golf Channel, Brandel Chamblee, juga menyoroti DeChambeau yang dianggap terlalu fokus pada media sosial.

"Mungkin salah satu kejutan terbesar tahun ini adalah Bryson DeChambeau. Hampir seperti dia berubah dari mengejar Scottie Scheffler dan Rory McIlroy menjadi mengejar Grant Horvat.

>>> Bahlil Kelakar soal Kacamata Nusron, Prabowo Tersenyum

Seperti dia ingin mengalahkan setiap YouTuber dalam golf daripada mengalahkan semua orang dalam golf," kata Chamblee.

DeChambeau, yang memenangkan AS Terbuka 2024 di Pinehurst, sebelumnya menggambarkan pendekatannya di Royal Portrush tahun lalu.

"Saya akan menyerang lapangan links," kata DeChambeau.