Zelenskyy Pecat Menteri Pertahanan Populer Mykhailo Fedorov dalam Reshuffle Besar

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memberhentikan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov yang populer sebagai bagian dari perombakan besar-besaran kabinet.
Keputusan ini tetap diambil meskipun banyak desakan dari masyarakat sipil dan mitra asing yang mendesak presiden untuk mempertahankan Fedorov, seperti dilaporkan The Guardian.
>>> Wakil Presiden AS Akui Kesalahan Komunikasi soal Berkas Epstein
Dalam unggahan di Telegram, Fedorov secara resmi mengumumkan kepergiannya dari jabatan tersebut. Ia menyebut masa tugasnya sebagai suatu kehormatan besar.
Menteri berusia 35 tahun itu dikenal luas karena mereformasi kementerian pertahanan dan menerapkan langkah-langkah antikorupsi.
Masa jabatannya selama enam bulan bertepatan dengan peningkatan signifikan bagi Ukraina di medan perang, termasuk serangan drone jarak jauh ke kilang minyak Rusia yang menyebabkan kekurangan bahan bakar di seluruh Rusia.
Dalam pernyataan perpisahannya, Fedorov menyoroti pencapaian besar seperti menonaktifkan akses Starlink bagi pasukan Rusia dan mengamankan lebih banyak drone untuk mengganggu logistik musuh serta mengisolasi Krimea yang diduduki.
Ia juga mencatat bahwa ia secara radikal memperbaiki sistem pengadaan yang menghemat anggaran negara miliaran dolar.
Pada hari ia meninggalkan jabatan, Fedorov mengumumkan bahwa militer Ukraina berhasil menguji rudal balistik baru.
Ia mengatakan pihaknya merevisi persyaratan teknis dan mencapai akurasi maksimal, serta mengurangi biaya sebesar 30 persen.
Belum jelas apakah Fedorov akan menerima posisi kabinet lain.
>>> Harga Emas Hari Ini 16 Juli 2026: Antam, Pegadaian, dan Pergerakan Global
Sebelumnya, parlemen Ukraina menerima pengunduran diri Perdana Menteri Yulia Svyrydenko setelah Zelenskyy menyerukan reset pemerintahan, dengan kepala perusahaan energi Naftogaz Serhiy Koretskyi diposisikan sebagai penggantinya.
Pemecatan Fedorov memicu reaksi keras dari para pendukungnya dan mengikuti rumor ketidaksepakatan dengan panglima angkatan bersenjata Ukraina, Kolonel Jenderal Oleksandr Syrskyi.
Update Terbaru
Cara Ajukan KUR Mandiri 2026 Rp100 Juta Tenor 5 Tahun
Kamis / 16-07-2026, 08:21 WIB
Produser id Software: Industri Game Tak Akan Lahirkan WoW atau Morrowind Lagi
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Headset Razer Kraken Kitty V3 Pro Termurah Sepanjang Sejarah, Diskon Rp 1,7 Juta
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Greater Tunb, Pulau Strategis di Teluk Persia yang Jadi Target Serangan AS
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Bellingham Keplak Pemain Argentina Usai Laga, Otamendi Turun Tangan
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Ridwan Kamil Resmi Jadi Ayah Arkana Aidan Misbach, PA Bandung Ketok Palu
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Ketajaman Prediksi Masamune Shirow dalam Ghost in the Shell
Kamis / 16-07-2026, 08:11 WIB
Tuchel Tak Menyesal Usai Inggris Kalah Dramatis dari Argentina
Kamis / 16-07-2026, 08:11 WIB
Purbaya: Outlook Stabil S&P Bukan Hadiah, Tapi Hasil Kerja Pemerintah
Kamis / 16-07-2026, 08:11 WIB
Dee Valladares Nominasi Tiga Penghuni Big Brother Season 28
Kamis / 16-07-2026, 08:08 WIB
Taylor Frankie Paul Hadapi Gugatan DCFS Utah soal Perlindungan Anak
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
Wacana SPP Kembali Diberlakukan di SMA/SMK Negeri Jabar Mengemuka
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
China Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Ungguli Neuralink
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB







