Belanda Pimpin Inovasi Angkatan Laut dengan Uji Coba Armada Otonom
>>> PINTU dan HIMAPEN Tingkatkan Literasi Investasi Kripto, Saham, dan Komoditas bagi Mahasiswa
"Anda perlu membiarkan sistem bekerja untuk Anda, tetapi tidak berpikir untuk Anda," ujarnya. "Kami perlu berpikir hati-hati tentang di mana kami menggunakannya dan di mana tidak."
Feenstra menegaskan bahwa keputusan penggunaan senjata tidak akan didelegasikan ke algoritma otonom. "Seseorang selalu menjadi bagian dari rantai pengambilan keputusan," katanya.
Perdebatan etis seputar otomatisasi militer bukan hal baru bagi Belanda. Negara ini telah menggunakan sistem pertahanan udara otonom Goalkeeper selama lebih dari empat puluh tahun.
"Yang kita tahu dari masa lalu adalah bahwa bahkan ketika orang membuat rencana atau mengumpulkan informasi, sesuatu bisa salah," kata Feenstra.
"Pertanyaannya adalah di mana letak kesalahan jika Anda mengotomatiskan segalanya."
Analis angkatan laut memandang upaya Belanda sebagai model penting untuk kolaborasi keamanan maritim di Laut Utara dan Baltik.
Analis angkatan laut Lee Willett mencatat bahwa Belanda berhasil memajukan kemampuannya meskipun memiliki angkatan laut yang relatif kecil.
"Belanda berprestasi di atas kemampuan mereka," kata Willett.
"Mereka juga memajukan apa yang mereka miliki karena mereka menyadari bahwa mereka adalah angkatan laut kecil di bagian dunia yang sangat penting."
Sidharth Kaushal, peneliti senior di Royal United Services Institute, berpendapat bahwa sistem ini juga menawarkan manfaat praktis untuk retensi personel.
"Sistem tak berawak tidak sepenuhnya menghilangkan kebutuhan tenaga kerja – Anda cenderung membutuhkan lebih banyak insinyur – tetapi mereka memberikan keseimbangan berbeda dalam hal kehidupan keluarga," ujarnya.
>>> Kementerian UMKM Gelar Nobar Piala Dunia Bersama Driver Ojol
"Ini adalah arah perjalanan."
Update Terbaru
Laba TSMC Melonjak 77 Persen Berkat Permintaan Chip AI Global
Kamis / 16-07-2026, 15:36 WIB
Jackpot Powerball Naik ke 498 Juta Dolar Setelah Tidak Ada Pemenang Rabu
Kamis / 16-07-2026, 15:36 WIB
Trump Pecat Jaksa Federal Seattle yang Baru Diangkat Pengadilan
Kamis / 16-07-2026, 15:36 WIB
Micah Richards Tetap Bertugas di BBC Setelah Mendengar Kabar Duka Ayahnya
Kamis / 16-07-2026, 15:35 WIB
TSMC Catat Laba Bersih Rekor NT$706,6 Miliar Didorong Permintaan AI
Kamis / 16-07-2026, 15:35 WIB
Musim Kemarau, Debit Air Sungai Cisadane Menyusut 12 Persen
Kamis / 16-07-2026, 15:35 WIB
Bahlil Kelakar soal Kacamata Hitam Nusron: Mungkin Sedih Inggris Kalah
Kamis / 16-07-2026, 15:35 WIB
Bukan soal Galak atau Ditakuti, Ini 7 Ciri Orang Berwibawa
Kamis / 16-07-2026, 15:35 WIB
Iran Lanjutkan Serangan ke Pangkalan AS di Kuwait, Bahrain, dan Yordania
Kamis / 16-07-2026, 15:35 WIB
Debat Tanaman vs Bunga: Mana yang Lebih Berharga?
Kamis / 16-07-2026, 15:32 WIB
Host Open Trip Kena Blacklist Gegara Tak Sewa Porter Lokal di Lawu
Kamis / 16-07-2026, 15:31 WIB
Hilirisasi Jadi Kunci Freeport Hadapi Masa Depan Tambang Berkelanjutan
Kamis / 16-07-2026, 15:31 WIB
Rick Ross Sarankan LeBron James Gabung ke Miami Heat demi Bisnis
Kamis / 16-07-2026, 15:28 WIB
Scaloni: Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris
Kamis / 16-07-2026, 15:28 WIB







